Pengumuman Pemenang Lomba Blog – Unsyiah Library Fiesta 2017

pemenang blog ulf 2017

Berdasarkan hasil penjurian lomba menulis blog dengan tema “More Than Just A Library” Tahun 2017 untuk masyarakat umum dalam acara Unsyiah Library Fiesta (ULF) yang ke-II, maka kami menimbang dan memutuskan tiga pemenang terbaik Nasional sebagai berikut:

Juara 1:

Herva Yulyanti – Bandung

Link : http://www.bundanameera.com/2017/04/cari-perpustakaan-ideal-ingat-UNSYIAH.html

Juara 2:

Yesi Hendriani Supartoyo – Bogor

Link : http://www.yesisupartoyo.com/2017/03/pustaka-unsyiah-jantung-hati-pemompa.html

Juara 3:

Purwoko – Yogyakarta

Link : http://www.purwo.co/2017/03/perpustakaan-unsyiah-model-ideal.html

Selamat kepada pemenang, dan kami ucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi. Kami tunggu kembali karya-karya terbaik kamu di acara Unsyiah Library Fiesta ke-3 Tahun 2018. Dan untuk yang belum berkesempatan menang tahun ini juga jangan bersedih hati karena masih ada kesempatan selanjutnya, dan kepada para peserta yang sudah antusias dalam lomba blog Unsyiah Library Fiesta 2017 ini,  kami menyediakan e-sertifikat untuk semua peserta sebagai sebagai bentuk apresiasi atas karya-karyanya.

Share This:

Peserta Lomba Blog Unsyiah Library Fiesta 2017 Pecahkan Rekor Tahun Lalu

Lomba Blog ULF 2017

Librisyiana, Darussalam- Blog competition merupakan salah satu lomba yang diadakan pada acara Unsyiah Library Fiesta 2017. Pendaftaran blog competition ini awalnya dibuka pada tanggal 21 Maret hingga 8 April. Namun, dikarenakan tingginya minat para bloger diseluruh sudut Indonesia sehingga pendaftaran ini diperpanjang sampai tanggal 10 April 2017.

“Jika dibandingkan tahun lalu yang jumlah peserta 45 orang, tahun ini memang diluar perkiraan. Total peserta lomba pada tahun ini mencapai 98 orang, yang berarti melebihi 50% dari tahun lalu.” Ujar Muhammad Irhas, selaku penanggung jawab blog competition.

Sama seperti tahun lalu, antusias masih dominan dari luar Aceh. Tetapi pada tahun ini bloger asal Aceh mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Hal ini dikarenakan mungkin pada tahun lalu Unsyiah Library Fiesta belum banyak diketahui oleh khalayak umum yang berbeda dengan sekarang. Yang menjadi daya tarik lomba ini berdasarkan temanya karena dengan perkembangan pustaka yang telah diadakan seperti Relax and Easy, Librycafe, dan yang pasti juga dengan Perpustakaan Unsyiah yang telah terakreditasi A. Selain itu, hadiah yang ditawarkan lebih menggiurkan daripada tahun kemarin.

“Harapan untuk tahun ini, semoga dari tulisan 98 peserta berdampak bagus bagi pustaka Unsyiah dan semoga statistik pengunjung web pustaka semakin tinggi, dan semoga lomba blog ini menjadi acuan dari keberhasilan acara Unsyiah Library Fiesta 2017. Harapan untuk tahun selanjutnya, semoga lebih baik dari tahun ini, dan pesertanya lebih meningkat dari tahun ini. Harapan yang paling besar adalah semoga 50% atau lebih pesertanya berasal dari Aceh.” pinta Muhammad Irhas. (MRS&TIA)

Share This:

25 Kota Luar Aceh, Ikuti Lomba Blogger Unsyiah Library Fiesta 2017

IMG-20170411-WA0000

Librisyiana, Darussalam- Dalam rangka memeriahkan acara tahunan UPT.Perpustakaan Unsyiah, Unsyiah Library Fiesta 2017 mengadakan lomba blogger gratis untuk umum. Perlombaan yang dibuka dari tanggal 21 Maret hingga 10 April ini, mengangkat tema “More Than Just A Library”. Berbeda dengan  tahun lalu, peserta blogger kali ini lebih antusias. Hal ini terbukti dengan banyaknya pendaftar yang tersebar dari beberapa kota yang ada di Indonesia. Padahal hasil karya penulisannya harus mengenai perpustakaan Unsyiah yang ada di Banda Aceh, namun diluar ekspektasi malah para pesertanya lebih banyak dari luar Aceh, dengan perbandingan 45 peserta dari Aceh dan 54 peserta dari kota luar Aceh. Kota-kota tersebut yaitu Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Depok, Jambi, Medan, Makasar, Banyuwangi, Sragen, Tanggerang, Gresik, Padang, Sidoarjo, Banten, Banjarnegara, Riau, Magelang, Semarang, Karawachi, Jember, Bekasi, Situbondo, Lampung, Banyuasin, dan Denpasar. Nama-nama peserta dan alamat web tulisan yang diikutsertakan dalam lomba blogger Unsyiah Library Fiesta 2017 dapat dilihat pada tabel sbb: Continue reading

Share This:

Unsyiah Library Fiesta 2017 – Lomba Fotografi

lomba-fotografi

Prosedur Kompetisi Fotografi

 Fotografi merupakan proses seni melukis di atas cahaya untuk menghasilkan sebuah karya gambar yang memiliki makna dan cerita yang dapat disampaikan. Oleh sebab itu dalam rangka memeriahkan Unsyiah Library Fiesta, pihak kepanitiaan memberikan kesempatan kepada mahasiswa maupun umum yang tertarik belajar mengenai fotografi memlalui sharing bersama orang-orang profesional bidang fotografi sekaligus kompetisi foto di dalam perpustakaan Unsyiah sendiri.Kompetisi fotografi ini mencakupkondisi, kegiatan, dangeliatkehidupan yang terjadi di dalam dan lingkungan Perpustakaan Unsyiah sehari-hari. Penggambaran dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti sarana danprasarana, aktivitas mahasiswa, dan masih banyak lagi. Maka dari itu kita dituntut untuk kreatif dan inovatif menampilkannya dalam sebuah karyafoto yang tidak hanya memilikinilai artistik tetapi juga memberikan pandangan yang berbeda terhadap perpustakaan dariberbagaisudutpandang. Sehingga bisamembentuk paradigma baru terhadappustaka, bahwa sekarang perpustakaan dapat menjadi sesuatu yang menarik untuk dilihat dan di kunjungi.

Continue reading

Share This:

Calon Duta Baca Pustaka Unsyiah 2017 Ikuti Kelas Debat

1491750480795

Librisyiana, Darussalam – Minggu (09/04/2017), 20 finalis Duta Baca Unsyiah 2017 yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri mengikuti pembelajaran kelas debat yang diadakan di ruang seminar lantai 3 Perpustakaan Unsyiah. Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB ini diawali dengan memainkan permainan werewolf. Oza Akmal Maulana selaku ketua panitia mengatakan “Alangkah baiknya kita awali dengan memainkan sebuah permainan agar nantinya para calon duta baca dapat relax saat mengikuti kelas debat.”

Setelah permainan berakhir, kelas debat diawali dengan pemanggilan 2 kelompok yang terbagi menjadi kelompok pro dan kelompok kontra untuk memaparkan opini mereka tentang tema yang telah diberikan oleh juri. Juri yang menilai debat tersebut adalah Muhammad Maulana Rizky (Duta Bahasa Nasional 2016), Qurratu Falmuriat (Duta Wisata Aceh Besar 2016), Almira Hilal (Duta Mahasiswa Genre Favorit Nasional 2015) dan Oza Akmal Maulana (Ketua Panitia Unsyiah Library Fiesta 2017).

Para finalis Duta Baca Unsyiah 2017 ini terlihat sangat antusias dalam mengikuti kelas debat sehingga juri sangat bangga dan terkesan dengan para finalis tersebut. Kelas debat diakhiri dengan permainan werewolf sehingga membuat para finalis bersorak senang karena sangat menyuikai permainan tersebut. Diharapkan, dengan adanya kelas debat ini dapat meningkatkan intelektual serta kekompakan para finalis Duta Baca Unsyiah 2017. [QA]

Share This: