Dosen UPI Bandung Lakukan Riset di Perpustakaan Unsyiah

IMG_20160920_123011_HDR

Librisyiana, Darussalam-Tim riset dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, berkunjung ke Perpustakaan Universitas Syiah Kuala dalam rangka melakukan penelitian tentang pengukuran kinerja perpustakaan di perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia.

Aristanti Widyaningsih salah satu tim peneliti yang juga merupakan dosen di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, pada Selasa (20/9/2016) mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun kedua ia dan tim melakukan riset, dan Unsyiah adalah salah satu universitas yang menjadi rujukan riset tentang pengukuran kinerja perpustakaan. Dimana pada tahun sebelumnya mereka sudah melakukan riset di ITB, IPB, UGM, UNPAD, dan UI, dan rencananya setelah dari Unsyiah mereka akan melanjutkan riset yang sama di UNHAS.

“Saya sangat senang dapat berkunjung ke perpustakaan Unsyiah untuk melakukan riet, disini saya disambut dengan baik. Sejauh ini yang saya lihat, suasana dan tata letak perpustakaan Unsyiah cukup menarik, dan memiliki banyak corner nyaman yang bisa digunakan oleh mahasiswa”, ungkapnya.

“Selain itu, saya juga melihat petugas disini ramah, dimana saat saya meminta bantuan terkait dengan beberapa informasi yang ada hubungannya dengan riset, mereka membantu, hanya saja ada sedikit kekurangan yaitu saya belum berhasil mengaktifkan internet dan saat ini saya menggunakan tethering untuk sementara, sepertinya agak susah masuk kejaringan, mungkin karena ramainya pengunjung. Tetapi secara keseluruhan pustaka Unsyiah cukup baik, website pustaka juga menarik karena banyak informasi yang bagus disana dan kebetulan informasi yang terkait dengan riset saya juga ada”, ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ia dan timnya akan mengedarkan quisioner tentang indeks kepuasan pemustaka terhadap pelayanan perpustakaan di Unsyiah, kepada kurang lebih 100 orang yang dijadikan sampel. Hasil dari riset ini diharapkan, nantinya dapat menjadi masukan yang berharga untuk perpustakaan Unsyiah kedepan. [Moli]

Share This:

Perpustakaan Unsyiah Luncurkan Complaint Management System

Hari ini, 22 September 2016, Perpustakaan Unsyiah meluncurkan Layanan Complaint Management System, yaitu sebuah portal aplikasi yang menerima dan menangani keluhan pengguna secara online. Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengatakan sebagai sebuah unit pelayanan, Perpustakaan Unsyiah tidak bisa terlepas dari berbagai macam komplain, keluhan dan kritik, bahkan akan terus tumbuh seiring dengan pengembangan pelayanan dan juga naiknya harapan dan keinginan dari pengguna.

“Memang di satu sisi kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, namun ada hal-hal lain yang belum dapat kami sesuaikan dengan ekspektasi pelanggan yang juga bertambah naik mengiringi pembenahan yang dilakukan” demikian Taufiq mengatakan kepada Librisyiana. Complaint Management System yang dimaksud dapat diakses online di alamat http://uilis.unsyiah.ac.id/complaint. Untuk menyampaikan komplainnya, pengguna harus melakukan registerasi terlebih dahulu di menu yang tersedia, setelah itu login dan mengisikan komplain. Komplain yang masuk akan diteruskan  ke staf terkait oleh administrator. Respond berupa correction atau corrective action akan disampaikan kembali kepada pengguna.

Sistem tersebut dibangun dari Software Open Source yang telah disesuaikan dengan panduan ISO 10002 Customer Satisfaction and Complaint Handling. Perpustakaan Unsyiah mulai mengimplementasikan panduan ISO 10002 tersebut pada bulan September 2016 ini. Panduan ini dilaksanakan sebagai komitmen penerapan Manajemen Mutu, dimana Perpustakaan Unsyiah sudah tersertifikasi ISO 9001 sejak tahun 2015 .

Taufiq Abdul Gani menambahkan dengan kehadiran ini diharapkan semua komplain yang diberikan dapat ditangani dengan baik dan diupayakan penyelesaiannya untuk kepuasan pengguna, sejalan dengan moto turning complaining customer to loyalty customer.

Share This:

Pustaka Unsyiah Gelar Workshop ISO 10002 dan ISO 9004

FB_IMG_1474378406182

Librisyiana, Darussalam- Setelah tersertifikasi internasional atau ISO 9001:2008, UPT.Perpustakaan Unsyiah tidak langsung berpuas diri. Berbagai pembenahan terus dilakukan, salah satunya dengan terus meningkatkan mutu pelayanan.

Melihat begitu pentingnya kepuasan pelanggan (pemustaka) dan keberlanjutan manajemen mutu demi meningkatkan kualitas, perpustakaan Universitas Syiah Kuala menggelar workshop ISO 10002 tentang customer satisfaction dan ISO 9004 tentang sustaining quality management, pada Senin 19 hingga Kamis 24 september mendatang.

“Perpustakaan Unsyiah memang sudah tersertifikasi ISO 9001:2008, tetapi itu hanyalah sebuah framework besar. Sedangkan didalamnya itu banyak sekali hal-hal teknis yang harus dikuasai oleh para pustakawan, salah satunya bagaimana cara memberikan kepuasan bagi pelanggan perpustakaan”, kata Taufiq A.Ghani, kepala UPT.Perpustakaan Unsyiah.

“Dalam workshop ini para peserta akan diberikan materi tentang kemampuan personal yang mencakup motivasi, cara berpakaian, cara senyum kepada customer, dan kepribadian lainnya. Selain itu mereka juga akan dibekali manajemen sistem yang mencakup mekanismenya, bagaimana cara pelaporan, penangganan komplain, bagaimana meng-follow-up, dan yang paling penting bagaimana cara membuat ISO 9001:2008 yang sudah tersertifikasi itu sustain (berketerusan)”, ungkapnya.

Workshop ini diikuti oleh 25 orang pustakawan Unsyiah, dan yang menjadi pemateri adalah Sutaji dari TUV Rheinland. TUV Rheinland merupakan perusahan Jerman yang beroperasi di Indonesia, dan bergerak dalam bidang manajemen mutu dan sertifikasi. Diharapkan, worshop ini dapat menjadikan perpustakaan Unsyiah mampu untuk terus menjaga ritme dan menjadi model dalam implementasi manajemen mutu sehingga berterusan. [Moli]

Share This:

Sosialisasi Faktor Utama Meningkatnya Pengunduh UILIS App

IMG-20160830-WA0002

Librisyiana, Darussalam- Sejak dari peluncurannya pada bulan Maret 2016, jumlah pengunduh aplikasi UILIS perpustakaan Unsyiah terus mengalami peningkatan. Aplikasi yang berfungsi untuk memudahkan pencarian koleksi perpustakaan, dan pengecekan jatuh tempo pengembalian buku ini pun ramai digemari oleh para pemustaka.

Dari data yang tercatat, pada bulan Maret jumlah penginstal UILIS app ini sebanyak 215 pengguna, bulan April sebanyak 250, bulan Mei sebanyak 475, dan terus meningkat secara signifikan hingga pada bulan September menjadi 1000 pengguna.

“Kami terus berupaya untuk mengenalkan aplikasi UILIS ini kepada seluruh civitas akademika Universitas Syiah Kuala baik mahasiswa S1, mahasiswa pascasarjana dan juga dosen. Upaya yang kami lakukan diantaranya sosialisasi melalui sosial media, sosialisasi langsung kepada mahasiswa baru saat pengenalan perpustakaan, kelas literasi bagi mahasiswa lama dan juga pengenalan bagi mahasiswa pasca sarjana”, tutur Huriyah, salah seorang pustakawan perpustakaan Unsyiah.

Ia juga melanjutkan, sosialisasi secara langsung lebih efektif dari pada melalui sosial media. Karena meskipun sekarang banyak sosial media, tetapi contohnya saja mahasiswa baru masih belum tahu apa saja sosmed yang dimiliki perpustakaan. Berkat sosialisasi langsung kepada mahasiswa baru dari setiap jalur kelulusan ini, UILIS app dibanjiri pengunduh yang baru mengetahui bahwa ternyata pustaka Unsyiah sekarang bisa diakses dengan mudah. [Moli]

Share This:

Pustaka Unsyiah Sediakan Data untuk Keperluan Akreditasi Prodi

IMG-20160830-WA0006

Librisyiana, Darussalam- UPT. Perpustakaan Unsyiah menyediakan data untuk keperluan akreditasi BAN-PT khususnya standar 6, berupa Koleksi Buku Teks yang relevan dengan Prodi. Penyediaan data akreditasi ini berfungsi sebagai data pendukung akreditasi prodi.

“Dari sekian banyak koleksi buku yang ada di Perpustakaan unsyiah, ada sebagian yang berhubungan dengan mata kuliah dalam suatu prodi, jadi di database pustaka sudah dipilah-pilah, jadi manfaatnya seperti itu, sebagai data pendukung akreditasi prodi”. Ungkap Baihaqi, salah seorang pustakawan unsyiah pada Jumat, 26/08/2016.

Data yang tersedia dapat di download dalam bentuk mentah, file csv yang dapat dibuka dengan excel, supaya setiap prodi dapat mengolah data tersebut sesuai keperluan dan narasi masing-masing dalam Borang Akreditasi. Namun Buku teks yang disajikan tidak berdasarkan prodi, melainkan berdasarkan kode standar DDC. Kode ini dapat dimappingkan dengan bidang ilmu yang bersesuaian dengan Program Studi.

Tata cara pengolahan data adalah sebagai berikut:

Buka http://uilis.unsyiah.ac.id.unsyiah.ac.id/akreditasi-prodi dan klik Eksport Excel

IMG-20160830-WA0006

File Excel yang tersedia adalah sebagai berikut:

IMG-20160830-WA0004

Untuk mengetahui kode DDC yang terdapat pada gambar dapat membuka https://www.oclc.org/dewey/features/summaries.en.html

IMG-20160830-WA0005

Untuk memperoleh data secara pasti mengenai Buku Teks yang relevan dengan prodi, dapat meminta pada perpustakaan dengan memberikan surat administrasi dari prodi. Perpustakaan akan memberikan informasi jumlah buku, jenis buku beserta kode DDC yang sudah dipilah-pilah yang berhubungan dengan prodi tertentu. (KB)

Share This: