TalkShow ULF 2019

15/03/2019 at 12:27

Librisyiana, Darussalam – Talkshow ULF 2019 diadakan di relax and easy, Rabu (13/03) Libri Cafe, UPT Perpustakaan Unsyiah. Talkshow ini mendatangkan tiga pemateri sekaligus yang mana mereka adalah orang-orang yang ada di balik ULF 2019 yaitu Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom.,M.Eng.Sc selaku Kepala UPT Perpustakan Universitas Syiah Kuala, Dicky Juliadi selaku ketua Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2019, serta Muhammad Raja selaku panitia di bidang promosi. Acara relax and Easy ini dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Syiah Kuala.
Talkshow kali ini mengupas tentang Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2019 yang sudah menuju H- 10 untuk puncak acaranya yang akan diadakan pada 22 Maret di AAC Dayan Dawood. Bukan hanya itu, acara ULF kali ini sama dengan ULF sebelumnya yaitu acara unggulannya, penobatan duta baca Unsyiah 2019. Sebelumnya calon duta baca tersebut telah di mentoring terlebih dahulu pada kelas Literasi, Public Speaking, Personal Branding sampai dikarantina pada hari esok.
Selain Duta baca, ULF 2019 juga mengadakan perlombaan yaitu perlombaan akustik, baca puisi, perlombaan blog dan perlombaan debat bahasa Indonesia. Terdapat juga Expo yang nantinya akan di adakan di outdoor Perpustakaan Unsyiah dan Indoor Perpustakaan Unsyiah.
Diky Juliadi, selaku ketua panitia ULF 2019 mengatakan, “Expo kali ini kita buat indoor dan outdoor. Di outdoor kita ada panggung dan stand jajanan, Sedangkan di indoor kita adakan pameran edukasi. Kita juga berkerjasama dengan komunitas – komunitas edukasi yang lainnya untuk berkontribusi pada saat expo edukasi nanti, “ Pungkasnya. (RSK)

Share This:

Beyond Expectation

15/03/2019 at 12:23

Librisyiana, Darussalam – Beyond Expectation merupakan tema kegiatan ULF 2019. Tema ini telah didiskusikan terlebih dahulu oleh seluruh panitia ULF, UKM Literasi dan Kepala UPT Perpustakaan pada jauh-jauh hari. Rabu, (13/03) Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc. menjelaskan pada acara talkshow yang diadakan di relax and easy bahwa tema tersebut merupakan tema yang berkelanjutan dari kegiaran- kegiatan ULF yang sebelumnya. Tema ini juga disesuaikan dengan pergerakan dan perkembangan yang ada di Perpustakaan Unsyiah. Kegiatan ULF adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan Perpustakaan Unsyiah sejak tahun 2016. “ Ide awalnya adalah mengenai tentang kesan. Jika kesan sudah diberikan kepada seseorang maka wujud kesan tersebut adalah bentuknya itu cerita. Sama halnya kalau kita ke luar negeri, setelah kita kembali ke negeri sendiri, pasti yang kita bawa itu adalah cerita, yang mana cerita tersebut kita ceritakan baik itu berbentuk tulisan yang kita ceritakan ke facebook, instagram, atau ke media sosial yang lainnya. Dan kami ingin seperti itu juga, perpustakaan ini diceritakan, maka lahirlah our library, Our Story pada ULF yang pertama, “ Pungkasnya. Ia juga mengatakan bahwa tema ULF yang ke dua diangkat karena mahasiswa yang datang ke perpustakaan semakin banyak maka diusulkan temanya kali itu lebih dari sebuah perpustakaan. “ Tema ULF yang ketiga yaitu memotivasi dan menginspirasi karena ia ingin mahasiswa menggunakan perpustakaan sebagai motivasi bukan hanya sebagai gudang ilmu semata-mata. Nah sekarang, rangkuman dari tahun-tahun sebelumnya, orang pasti memandang perpustakaan adalah semuanya tentang buku. Nah dengan memotvasi dan menginspirasi jadinya lebih dari yang mereka sangka. Lebih dari yang kamu harapkan, itulah mengapa tema ini kami angkat, “ Tandasnya. (RSK)

Share This:

Kunjungan Ke LPKA Menjadi Salah Satu Kegiatan Karantina Duta Baca 2019

12/03/2019 at 07:52

Librisyiana-Darussalam, Finalis Duta Baca Unsyiah 2019 kunjungi LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Banda Aceh, Senin (11/3). Kunjungan ke LPKA Banda Aceh sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh Duta Baca tahun sebelumnya, dan ini menjadi kunjungan pertama untuk Duta Baca tahun 2019. Kunjungan ini menjadi salah satu bagian dari kegiatan karantina Duta Baca 2019 yang tujuannya untuk menjalin silaturahmi, dan juga tak terlepas untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat di luar kampus untuk membudayakan membaca, salah satunya di LPKA Banda Aceh.

Kunjungan perdana ini hanya dilakukan selama 2 jam, dimulai pada jam 10 dan selesai pada jam 12 siang. Kegiatan dimulai dengan perkenalan para finalis Duta Baca kemudian dilanjutkan dengan perkenalan oleh adik-adik LPKA Banda Aceh dan selanjutnya kata sambutan dari staf Perpustakaan Unsyiah.

Selain itu, 5 dari finalis menampilkan Story Telling dan mengajak bermain game, kegiatan ini dilakukan dengan maksud agar terjalin keakrabatan antar Duta Baca dengan adik-adik LPKA Banda Aceh kedepannya.

Menurut Farhan, panitia Duta Baca Unsyiah 2019, kegiatan kunjungan ke LPKA memang harus menjadi bagian dari karantina, “kunjungan ke LPKA memang seharusnya menjadi bagian dari karantina, karna kunjungan ke LPKA nantinya akan menjadi kegiatan rutin mereka juga,” pungkas Farhan [DMM]

Share This:

PERSIAPAN PANITIA MENCAPAI 95%, KARANTINA DUTA BACA UNSYIAH 2019 DIUNDUR 1 MINGGU

09/03/2019 at 09:29

Librisyiana, Darussalam- Sabtu (9/3), proses seleksi Duta Baca Unsyiah 2019 dilakukan dengan ketat dalam beberapa tahap sampai ke tahap karantina. Dalam tahap karantina, para calon duta baca dimentoring di beberapa kelas seperti kelas bela negara, kelas attitude, kelas alumni serta kelas debat. Para duta baca tersebut lebih difokuskan pada proses mentoring di kelas bela negara dan kelas attitude. Hal ini disebabkan para duta baca dituntut menjadi seorang panutan bagi yang lain. Selain itu, para calon duta baca diharapkan dapat mengembangkan rasa cinta terhadap negaranya.

Proses kegiatan karantina ini melibatkan para panitia Unsyiah Library Fiesta dan juga pihak Rindam sebagai fasilitator. Awalnya karantina Duta Baca Unsyiah 2019 direncanakan akan diadakan pada tanggal 7-10 Maret 2019 Di Rindam, Mata Ie. Tetapi, karantina diundur seminggu sesudahnya tepat pada tanggal 14-16 Maret 2019 karena pihak Rindam memiliki agenda yang bersamaan dengan tanggal yang diusulkan pada awalnya. Ini menjadi kendala bagi pihak Rindam dalam penyediaan personil yang akan ikut mendampingi dalam proses mentoring karantina.

Dalam persiapannya, panitia Duta Baca Unsyiah 2019 sendiri sudah sangat siap untuk melaksanakan kegiatan karantina. Proses penyediaan tempat, pengurusan surat izin dan hal lainnya sudah ditangani secara mantap. Persentase kesiapan pelaksanaannya sudah mencapai 95%, hanya tinggal 5% lagi yaitu pelaksanaannya di hari H.

Ria Mardini, salah satu panitia Duta Baca Unsyiah 2019 berharap acara pemilihan Duta Baca Unsyiah 2019 berjalan dengan lancar khususnya pada kegiatan karantina yang akan membentuk karakter para calon Duta Baca Unsyiah agar mereka dapat menjadi panutan bagi orang lain. Selain itu, ia juga berharap Pemilihan Duta Baca Unsyiah tersebut dapat menjadi Role Model untuk Pemilihan Duta lainnya.[PINA]

 

Share This:

Relax and Easy Berjalan Dengan Lancar

08/03/2019 at 13:28

Librisyiana, Darussalam –  Relax and Easy kali ini Rabu (06/03) yang diselenggarakan di Libri Cafe UPT Perpustakaan Unsyiah berjalan dengan lancar. Walaupun sempat terjadi kendala, namun acara ini dapat diselesaikan dengan baik dan berakhir tepat waktu. Acara di mulai pada pukul 14.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB yang dibawakan oleh MC bernama Keke Sahputra Kaloko. Acara kali ini juga menampilkan dua talent yang mana kedua talent tersebut sudah sering berkolaborasi bersama namun di Relax and Easy mereka berpisah satu dengan yang lainnya. Talent yang pertama penyanyi solo yaitu Afrina Adriana FA dan yang satunya lagi penampilan akustik oleh Murahdiara Murhida.

Prilly Priana, salah satu penanggung jawab di bidang acara  Relax and Easy dari UKM Literasi mengatakan, “ Ada beberapa kendala untuk saat ini di relax and easy, salah satu kendalanya, publishing kurang cepat karena ada satu dan lain hal. Mcnya juga seharusnya konfirmasinya juga cepat bersama talent hingga nanntinya di panggung itu singkron dan tidak terjadinya ketidaksalah, “ Jelasnya.

Ia juga menambahkan, sebelumnya  MC seharusnya breafing dulu dengan talentya dan juga diharapkan talent hadirnya lebih cepat tidak seperti tadi.

MC biasanya diambil dari pihak Literasi sendiri, kalau tidak MC juga disediakan oleh pihak BEM Unsyiah, namun kalau tidak ada dari kedua belah pihak tersebut, terpaksa diambil dari pihak luar.

“ Harapannya kedepan relax and Easy makin heboh, makin banyak yang lihat, selain itu juga talennya juga lebih beragam tidak hanya akustik dan menyanyi solo, namun ada juga musikali puisi, stand up komedi dan yang lainnya, “ Pungkasnya. (RSK)

Share This:

Dua Talent Hadir Di Relax And Easy

08/03/2019 at 13:23

 

 

Librisyiana, Darussalam –  Dua talent dihadirkan lagi di relax and easy, Rabu (06/03) di Libri Cafe, UPT Perpustakaan UnsyiahK. Kedua talent tersebut bukan lain adalah Afriana Adriana sebagai penyanyi solo dan Murahdiara Murhida yang menampilkan penampilan akustiknya. Penampilan mereka berdua merupakan bukan yang pertama kalinya di Relax and Easy namun sudah beberapa kali dan sempat juga kolaborasi di acara yang lainnya.

Murahdiara Murhida  mengatakan, “Selain gitar saya juga bisa bermain biola dan drum. Saya mulai bernyanyi sejak saya SMA. Idola saya itu kalau dari Indonesia, saya suka sheila on7, “ jelasnya.

Ia juga menambahkan kalau dia dan Afriana Adriana sama-sama berasal dari takengon. Ia tampil di relax and easy juga sudah sering disini.

“ Paling ramai itu penontonnya saya tampil di Unsyiah Fair. Lagu yang saya bawakan adalah lagu yang berkesan bagi saya. Namya juga hobby. Kita pastinya senang utuk menyalurkan hobby kita dan ini juga salah satu tempat untuk menyalurkan hobby kita, “ Ujarnya lagi.

Pada acara kali ini dibawakan oleh MC bernama Keke Sahputra Kaloko .Acara relax and Easy adalah acara yang diselenggarakan oleh BEM Unsyiah yang berkolaborasi dengan UKM Literasi. Acara ini diselenggarakan rutin setiap Rabu di UPT Perpustakaan Unsyiah. (RSK)

 

Share This:

Mendekati Malam Penobatan, Finalis Duta Baca Unysiah Lakukan Pemotretan

02/03/2019 at 20:58

Librisyiana, Darussalam – Finalis Duta Baca Unsyiah 2019 melangsungkan pemotetran di Perpustakaan Universitas Syiah Kuala, Jumat (1/3). Pemotretan ini bertujuan untuk mendapatkan foto yang nantinya akan diunggah di media sosial Perpustakaan Unsyiah sebagai foto perkenalan diri para finalis di akun Instagram perpustakaan.

“jadi di Instagram perpustakaan nanti akan ada foto-foto para finalis yang dibawahnya ada biodata mereka, ini bertujuan agar orang orang tau identitas dan latar belakang para finalis Duta Baca Unsyiah,” Jelas Nessa salah satu panitia pemilihan duta baca tahun ini.

Para finalis terlihat antusias mengikuti pemotetran. Sebelum dan selama pemotetran finalis dibekali dengan berbagai materi seperti gaya berfoto dengan baik, make up dan pakaian yang sesuai, dan hal lainnya sehingga foto tersebut terlihat bagus dan menarik. Pada pemotretan kali ini, finalis Duta Baca diharuskan menggunakan baju dengan warna yang seragam.

“Untuk pakaian pada pemoteran ini kami mengusung tema hitam putih pada baju dan celana, dasi abu – abu untuk cowok, dan cewek disediakan penata rias tapi pakai biaya sendiri,” ujar Ikhsan salah satu finalis duta baca dari jurusan Ilmu Komunikasi. “pakaiannya disiapkan sendiri oleh finalis, terus juga harus tertutup dan sopan,” lanjutnya.

Pemilihan Duta Baca merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala dan menjadi program rutin UKM Literasi Informasi (Litfor) setiap tahunnya, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya membaca buku terhadap semua orang terutama dikalangan mahasiswa Universitas Syiah Kuala.

Finalis Duta Baca Unsyiah tahun ini yang akan dikarantina ada sebanyak 18 orang, sembilan laki-laki dan sembilan perempuan. Para finalis berlatar belakang dari fakultas yang berbeda – beda, ada dari Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, dan dari Fakultas lainnya. Sebelum malam penobatan, para finalis akan di karantina dalam waktu dekat. [GM]

Share This:

PERWAKILAN SEKJEN BEM UNSYIAH: SAYA BERHARAP INI AKAN TERSELENGGARA SECARA RUTIN DAN KONSISTEN DALAM PENERAPANNYA

01/03/2019 at 08:46

Librisyiana, Darussalam –  Perwakilan Sekjen BEM turut hadir pada acara Relax and Easy, Rabu (27/2). Perwakilan BEM Unsyiah diwakili oleh Teuku Rifki. Tidak lupa pula turut hadir Perwakilan dari UKM Literasi sebagai penyelenggara acara di Libri Cafe, Perpustakaan Unsyiah.

Rasa terimakasih kepada UPT Perpustakaan karena telah memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan bakatnya disini diuangkapnya berulang-ulang kali pada acara tersebut.

Ia mengatakan, “Saya berharap ini akan terselenggara secara rutin dan konsisten dalam penerapannya. Saya juga berterima kasih kepada UKM Litersi yang sudah membantu untuk terselenggaranya acara ini berkolaborasi dengan BEM Unsyiah sejak 2015. Program relax and easy ini adalah salah satu program PSDM BEM Unsyiah yang mana program tersebut adalah program lanjutan dari tahun ke tahun hingga saat ini yang nantinya akan diselenggarakan secara rutin pada setiap hari rabu, “ Pungkasnya.

Ia juga berharap dengan adanya relax and easy ini membuka wadah untuk seluruh mahasiswa Unsyiah yang ingin menampilkan seni, music, talkshow dan yang lainnya.

Kegiatan relax and easy ini terbuka bagi siapa saja yang ingin menampilkan bakatnya. Relax and Easy kali ini menampilkan beberapa talent dan juga peluncuran jingle ULF (lagu resmi ULF tahun ini) (RSK)

Share This:

Relax and Easy Hadir Kembali

01/03/2019 at 08:44

 

 

 

Librisyiana, Darussalam –Setelah libur panjang masa perkuliahan, relax and easy aktif kembali, Rabu (27/02). Kegiatan ini berlangsung di Libri Cafe, Perpustakaan Unsyiah. Kegiatan ini menampilkan penyanyi solo yaitu Rizki Agustina, Pocinki Band dan Sant Art. Kegiatan ini merupakan acara yang rutin dilaksanakan setiap rabu untuk membuka wadah bagi mahasiswa yang ingin bakatnya ditampilkan di acara ini.

Kali ini Relax and Easy di bawakan oleh MC bernama Siti Aisyah.

Salah satu panitia penyelenggara Relax and Easy, Yulia mengatakan “ saya mengucapkan terima kasih untuk pengunjung yang telah mengadiri acara ini, tentunya juga kepada perwakilan sekretariat BEM Unsyiah 2019, Staff UPT Perpustakaan dan tim relax and easy serta talent yang telah menampilkan bakatnya hari ini, “ Pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa  Relax and easy ini sendiri terselenggara karena kerjasama antara UPT. Perpustakaan Unsyiah, UKM Literasi dan BEM Unsyiah bidang PDSM, dan hari ini menjadi hari pertama terselenggaranya acara ini semenjak libur semester ganjil yang lalu. Acara tersebut berlangsung ramai dan tertib. (RSK)

Share This:

PANITIA ULF 2019 TERUS LAKUKAN PERSIAPAN

26/02/2019 at 06:51

Librisyiana, Darussalam – Panitia Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2019 terus fokus untuk mempersiapkan jalannya acara, berhubung hari H yang sudah begitu dekat, Sabtu lalu (23/2) panitia telah mengadakan rapat umum dan evaluasi persiapan ULF 2019 di ruang teater baru lantai 1 Perpustakaan Universitas Syiah Kuala. Rapat ini dihadiri oleh seluruh bidang kepanitiaan di ULF, mulai dari bidang financial and report, bidang expo, bidang duta baca dan berbagai bidang lainnya. Selain panitia ULF, rapat juga dihadiri oleh anggota UKM literasi Informasi sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang mengawasi dan membantu jalannya event terbesar Perpustakaan Unsyiah ini.

Pada rapat kali ini, panitia membahas kesiapan untuk karantina Duta Baca Unsyiah 2019, yang diadaka pada akhir Februari ini, dan juga kesiapan malam puncak yaitu penobatan Duta Baca Unsyiah 2019. Selain itu, panitia juga membahas serangkaian acara dan lomba lomba yang akan di meramaikan ULF kali ini, termasuk bazar expo ULF 2019. Untuk mengetahui lebih lanjut rangkaian acara dan lomba yang akan  dilaksanakan, panitia akan membagikan info-info tersebut diberbagai akun sosial media, salah satunya di akun Instagram UPT. Perpustakaan Unsyiah.

Sejauh ini, panitia telah melakukan persiapan yang cukup baik, seperti penetapan tanggal dan tempat pelaksanaan berbagai event, desain flyer event, dan hal lainnya yang bisa dikatakan sudah mencapai 60 persen. Panitia terus melakukan persiapan, seperti yang dijelaskan oleh Dicky Juliadi, Ketua Panitia Unsyiah Library Fiesta 2019 “Kita terus melakukan persiapan, dengan tujuan agar acara kita berjalan dengan sukses, melaksanakan rapat panitia untuk membahasa hal hal yang harus segera dipersiapkan juga terus kita lakukan seperti rapat umum kali ini,” pungkasnya. [DMM]

 

Share This:

© 2014 UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala
Powered by Wordpress