Ketua Ulf 2020

21/03/2019 at 21:58

Librisyiana, Darussalam – Ketua Ulf terpilih 2020 akan dipilih dari anggota UKM Literasi Rabu, (20/03). Ketua Ulf tahun depan dipilih berdasarkan diskusi dan hasil vote yang telah diadakan bersama dengan semua anggota UKM Literasi. Ketua Ulf 2020 akan diumumkan pada saat acara malam puncak ULF di AAC Dayan Dawood pada 22 Maret 2019.
Elvira, ketua UKM Literasi mengatakan, “ tongkat estafet ketua Ulf akan diberikan pada saat acara malam puncak nanti. Tahun ini seharusnya di bawah UKM Literasi, namun karena ketua Ulfnya belum terpilih dari UKM Literasi tapi kami tetap membantu Ulf ini agar terselenggara dengan baik, “ Pungkasnya.
Ia juga mengatakan bahwa UKM Literasi sebelumnya telah berdiskusi untuk ketua Ulf kedepan itu siapa, namun namanya masih dirahasiakan sampai acara malam puncak nanti.
“ Walaupun kami sadar bahwa kinerja UKM Literasi masih kurang, tapi dari sini juga kami belajar dan kedepannya 2020 ketua Ulf terpilih adalah anggota dari UKM Literasi , kami berharap Ulf ini dapat menjadi cerminan untuk tahun depan, “ katanya lagi.
Ia juga sadar betul bahwa perlu terus dilakukan perbaikan untuk hal-hal yang masih perlu untuk diperbaiki.
“ Ulf tahun lalu sudah baik, namun saya menyadari bahwa tahun lalu publikasi masih mengalami kendala, namun itu diperbaiki untuk tahun ini. Buktinya peningkatan peserta lomba semakin banyak dari tahun sebelumnya, “ Tambahnya lagi. (RSK)

Share This:

PUISI COMPETITION MENJADI AJANG PERTUNJUKKAN BAKAT MAHASISWA UNSYIAH (ULF 2019)

20/03/2019 at 13:35

Librisyiana, Darussalam- Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2019 yang merupakan acara tahunan UPT. Perpustakaan Unsyiah kembali digelar. Tahun ini, ULF 2019 mengusung temaBeyond Expectation yang mana tema tersebut merupakan tema yang berkelanjutan dari kegiatan-kegiatan ULF sebelumnya.

Dalam ULF kali ini terdapat beberapa kompetisi yang di diperlombakan yaitu debat bahasa Indonesia, acoustic competition, dan lomba baca puisi dimana lomba-lomba tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 18-20 Maret 2019.

Salah satu lomba yang tidak kalah menarik adalah lomba baca puisi, dimana lomba tersebut berlangsung pada hari senin, 18 Maret 2019 dengan antusias peserta yang begitu luar biasa. Lomba tersebut merupakan ajang pertunjukkan bakat yang dimiliki oleh siswa dan mahasiswa dengan tujuan meningkatkan kreativitas di bidang sastra yang sedikit demi sedikit menghilang di nusantara. Perlombaan ini juga bertujuan untuk menarik minat orang-orang terhadap perpustakaan Unsyiah.

Dalam ajang ini, terlihat peserta telah mempersipkan dengan matang puisi yang akan ditampilkan di atas panggung ULF 2019. Salah satunya adalah Jepi pransiska mahasiswa jurusan FKIP fisika unsyiah mengatakan “ bahwa perlombaan ini merupakan ajang untuk memperdalam ilmu dan wawasan dalam dunia sastra, dimana saat berkompetisi akan banyak pesaing yang tampil sangat bagus sehingga menumbuhkan motivasi untuk terus belajar dan menampilkan penampilan yang harus lebih baik dari peserta sebelumnya dengan usaha dan tidak lupa berdoa” ungkapnya.

Sejalan dengan jepi, Roni Ageng Hidayatullah mahasiswa FKIP bahasa inggris Unsyiah mengatakan “bahwa ajang perlombaan baca puisi ini sangat bagus untuk melatih dan mengasah bakat sastra yang dimiliki semenjak SMA, dan merupakan ajang kompetisi mahasiswa yang berdampak besar terhadap peningkatan kreativitas mahasiswa dibidang sastra. Tidak hanya itu Roni berharap acara tahunan UPT. Perpustkaan Unsyiah ini juga berjalan setiap tahunnya dengan lebih banyaknya kompetisi lain yang diperlombakan, agar mahasiswa Unsyiah mampu mengasah bakat yang mereka miliki”. [YANA]

Share This:

Pembukaan Expo ULF 2019

18/03/2019 at 11:38

 
Librisyiana-Darussalam, Expo Unsyiah Library Fiesta hari ini (18/3) resmi dibuka. Pembukaan diresmikan oleh Wakil Rektor 1, Prof. DR. Ir. Marwan secara simbolis dengan pemotongan tumpeng, dan pemotongan pita peresmian.
Pembukaan dipandu oleh MC Ananda Justiani yang kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia, Dicky Juliadi dankata sambutan dari DR. Taufiq Abdul Gani, S. Ikom, M. Eng sebagai Kepala UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala dan Prof. DR. Ir. Marwan, Wakil Rektor 1 Universitas Syiah Kuala.
Seperti yg telah diberitakan, ULF membuka expo yg dapat dikunjungi oleh seluruh mahasiswa dan masyarakat umum. Expo nantinya akan diisi oleh para peserta lomba Baca Puisi, Akustik dan Debat Bahasa Indonesia, selain itu juga disediakan jajanan makanan, minuman hingga pakaian. [DMM]

Share This:

Pendaftar Lomba Blog ULF 2019 Capai 64 Peserts

15/03/2019 at 12:31

Librisyiana, Darussalam –. Tepat pada tanggal 9 Maret Penyerahan karya sudah tidak diperkenankan lagi. Untuk saat ini penyeleksian karya masih dilakukan, Rabu (13/03). Acara Perlombaan Blog ini merupakan salah satu perlombaan yang diadakan pada acara ULF 2019. Tema yang harus dituliskan dalam karyanya adalah Beyond Expectation. Peserta lomba terbuka untuk umum.
Adapun kriteria penilaian yang akan di nilai adalah Kesesuaian tema, kualitas penulisan, orisinalisasi tulisan, kualitas dan kreativitas content, tampilan blog serta kepatuhan persyaratan dan ketentuannya.
Selain Perlombaan Blog, juga terdapat perlombaan Akustik, Debat bahasa Indonesia serta membaca puisi yang turut dilakukan pada kegiatan ULF 2019 kali ini. Selain perlombaan juga nantinya akan diadakan expo serta acara puncak yaitu penobatan duta baca pada tanggal 22 Maret 2019.
Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc. kepala UPT Perpustakaan Unsyiah mengatakan , “ Peserta perlombaan Blog kali ini meningkat dua kali dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu itu sekitar 30-an peserta yang mendaftar, “ Pungkasnya.
Ia juga mengatakan dengan banyaknya peserta yang mendaftar, berarti teman- teman dapat menangkap tema yang diusung kali ini di ULF 2019.
“ Saya berharap, selama ini saya ingin terus suatu gebrakan yang positif, sehingga ke depan akan muncul ide baru, kreativitas baru sehingga perpustakaan dapat terus bergerak dan berkembang lagi, “ Ungkapnya lagi. (RSK)

 

Share This:

TalkShow ULF 2019

15/03/2019 at 12:27

Librisyiana, Darussalam – Talkshow ULF 2019 diadakan di relax and easy, Rabu (13/03) Libri Cafe, UPT Perpustakaan Unsyiah. Talkshow ini mendatangkan tiga pemateri sekaligus yang mana mereka adalah orang-orang yang ada di balik ULF 2019 yaitu Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom.,M.Eng.Sc selaku Kepala UPT Perpustakan Universitas Syiah Kuala, Dicky Juliadi selaku ketua Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2019, serta Muhammad Raja selaku panitia di bidang promosi. Acara relax and Easy ini dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Syiah Kuala.
Talkshow kali ini mengupas tentang Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2019 yang sudah menuju H- 10 untuk puncak acaranya yang akan diadakan pada 22 Maret di AAC Dayan Dawood. Bukan hanya itu, acara ULF kali ini sama dengan ULF sebelumnya yaitu acara unggulannya, penobatan duta baca Unsyiah 2019. Sebelumnya calon duta baca tersebut telah di mentoring terlebih dahulu pada kelas Literasi, Public Speaking, Personal Branding sampai dikarantina pada hari esok.
Selain Duta baca, ULF 2019 juga mengadakan perlombaan yaitu perlombaan akustik, baca puisi, perlombaan blog dan perlombaan debat bahasa Indonesia. Terdapat juga Expo yang nantinya akan di adakan di outdoor Perpustakaan Unsyiah dan Indoor Perpustakaan Unsyiah.
Diky Juliadi, selaku ketua panitia ULF 2019 mengatakan, “Expo kali ini kita buat indoor dan outdoor. Di outdoor kita ada panggung dan stand jajanan, Sedangkan di indoor kita adakan pameran edukasi. Kita juga berkerjasama dengan komunitas – komunitas edukasi yang lainnya untuk berkontribusi pada saat expo edukasi nanti, “ Pungkasnya. (RSK)

Share This:

Beyond Expectation

15/03/2019 at 12:23

Librisyiana, Darussalam – Beyond Expectation merupakan tema kegiatan ULF 2019. Tema ini telah didiskusikan terlebih dahulu oleh seluruh panitia ULF, UKM Literasi dan Kepala UPT Perpustakaan pada jauh-jauh hari. Rabu, (13/03) Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc. menjelaskan pada acara talkshow yang diadakan di relax and easy bahwa tema tersebut merupakan tema yang berkelanjutan dari kegiaran- kegiatan ULF yang sebelumnya. Tema ini juga disesuaikan dengan pergerakan dan perkembangan yang ada di Perpustakaan Unsyiah. Kegiatan ULF adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan Perpustakaan Unsyiah sejak tahun 2016. “ Ide awalnya adalah mengenai tentang kesan. Jika kesan sudah diberikan kepada seseorang maka wujud kesan tersebut adalah bentuknya itu cerita. Sama halnya kalau kita ke luar negeri, setelah kita kembali ke negeri sendiri, pasti yang kita bawa itu adalah cerita, yang mana cerita tersebut kita ceritakan baik itu berbentuk tulisan yang kita ceritakan ke facebook, instagram, atau ke media sosial yang lainnya. Dan kami ingin seperti itu juga, perpustakaan ini diceritakan, maka lahirlah our library, Our Story pada ULF yang pertama, “ Pungkasnya. Ia juga mengatakan bahwa tema ULF yang ke dua diangkat karena mahasiswa yang datang ke perpustakaan semakin banyak maka diusulkan temanya kali itu lebih dari sebuah perpustakaan. “ Tema ULF yang ketiga yaitu memotivasi dan menginspirasi karena ia ingin mahasiswa menggunakan perpustakaan sebagai motivasi bukan hanya sebagai gudang ilmu semata-mata. Nah sekarang, rangkuman dari tahun-tahun sebelumnya, orang pasti memandang perpustakaan adalah semuanya tentang buku. Nah dengan memotvasi dan menginspirasi jadinya lebih dari yang mereka sangka. Lebih dari yang kamu harapkan, itulah mengapa tema ini kami angkat, “ Tandasnya. (RSK)

Share This:

Kunjungan Ke LPKA Menjadi Salah Satu Kegiatan Karantina Duta Baca 2019

12/03/2019 at 07:52

Librisyiana-Darussalam, Finalis Duta Baca Unsyiah 2019 kunjungi LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Banda Aceh, Senin (11/3). Kunjungan ke LPKA Banda Aceh sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh Duta Baca tahun sebelumnya, dan ini menjadi kunjungan pertama untuk Duta Baca tahun 2019. Kunjungan ini menjadi salah satu bagian dari kegiatan karantina Duta Baca 2019 yang tujuannya untuk menjalin silaturahmi, dan juga tak terlepas untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat di luar kampus untuk membudayakan membaca, salah satunya di LPKA Banda Aceh.

Kunjungan perdana ini hanya dilakukan selama 2 jam, dimulai pada jam 10 dan selesai pada jam 12 siang. Kegiatan dimulai dengan perkenalan para finalis Duta Baca kemudian dilanjutkan dengan perkenalan oleh adik-adik LPKA Banda Aceh dan selanjutnya kata sambutan dari staf Perpustakaan Unsyiah.

Selain itu, 5 dari finalis menampilkan Story Telling dan mengajak bermain game, kegiatan ini dilakukan dengan maksud agar terjalin keakrabatan antar Duta Baca dengan adik-adik LPKA Banda Aceh kedepannya.

Menurut Farhan, panitia Duta Baca Unsyiah 2019, kegiatan kunjungan ke LPKA memang harus menjadi bagian dari karantina, “kunjungan ke LPKA memang seharusnya menjadi bagian dari karantina, karna kunjungan ke LPKA nantinya akan menjadi kegiatan rutin mereka juga,” pungkas Farhan [DMM]

Share This:

PERSIAPAN PANITIA MENCAPAI 95%, KARANTINA DUTA BACA UNSYIAH 2019 DIUNDUR 1 MINGGU

09/03/2019 at 09:29

Librisyiana, Darussalam- Sabtu (9/3), proses seleksi Duta Baca Unsyiah 2019 dilakukan dengan ketat dalam beberapa tahap sampai ke tahap karantina. Dalam tahap karantina, para calon duta baca dimentoring di beberapa kelas seperti kelas bela negara, kelas attitude, kelas alumni serta kelas debat. Para duta baca tersebut lebih difokuskan pada proses mentoring di kelas bela negara dan kelas attitude. Hal ini disebabkan para duta baca dituntut menjadi seorang panutan bagi yang lain. Selain itu, para calon duta baca diharapkan dapat mengembangkan rasa cinta terhadap negaranya.

Proses kegiatan karantina ini melibatkan para panitia Unsyiah Library Fiesta dan juga pihak Rindam sebagai fasilitator. Awalnya karantina Duta Baca Unsyiah 2019 direncanakan akan diadakan pada tanggal 7-10 Maret 2019 Di Rindam, Mata Ie. Tetapi, karantina diundur seminggu sesudahnya tepat pada tanggal 14-16 Maret 2019 karena pihak Rindam memiliki agenda yang bersamaan dengan tanggal yang diusulkan pada awalnya. Ini menjadi kendala bagi pihak Rindam dalam penyediaan personil yang akan ikut mendampingi dalam proses mentoring karantina.

Dalam persiapannya, panitia Duta Baca Unsyiah 2019 sendiri sudah sangat siap untuk melaksanakan kegiatan karantina. Proses penyediaan tempat, pengurusan surat izin dan hal lainnya sudah ditangani secara mantap. Persentase kesiapan pelaksanaannya sudah mencapai 95%, hanya tinggal 5% lagi yaitu pelaksanaannya di hari H.

Ria Mardini, salah satu panitia Duta Baca Unsyiah 2019 berharap acara pemilihan Duta Baca Unsyiah 2019 berjalan dengan lancar khususnya pada kegiatan karantina yang akan membentuk karakter para calon Duta Baca Unsyiah agar mereka dapat menjadi panutan bagi orang lain. Selain itu, ia juga berharap Pemilihan Duta Baca Unsyiah tersebut dapat menjadi Role Model untuk Pemilihan Duta lainnya.[PINA]

 

Share This:

Relax and Easy Berjalan Dengan Lancar

08/03/2019 at 13:28

Librisyiana, Darussalam –  Relax and Easy kali ini Rabu (06/03) yang diselenggarakan di Libri Cafe UPT Perpustakaan Unsyiah berjalan dengan lancar. Walaupun sempat terjadi kendala, namun acara ini dapat diselesaikan dengan baik dan berakhir tepat waktu. Acara di mulai pada pukul 14.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB yang dibawakan oleh MC bernama Keke Sahputra Kaloko. Acara kali ini juga menampilkan dua talent yang mana kedua talent tersebut sudah sering berkolaborasi bersama namun di Relax and Easy mereka berpisah satu dengan yang lainnya. Talent yang pertama penyanyi solo yaitu Afrina Adriana FA dan yang satunya lagi penampilan akustik oleh Murahdiara Murhida.

Prilly Priana, salah satu penanggung jawab di bidang acara  Relax and Easy dari UKM Literasi mengatakan, “ Ada beberapa kendala untuk saat ini di relax and easy, salah satu kendalanya, publishing kurang cepat karena ada satu dan lain hal. Mcnya juga seharusnya konfirmasinya juga cepat bersama talent hingga nanntinya di panggung itu singkron dan tidak terjadinya ketidaksalah, “ Jelasnya.

Ia juga menambahkan, sebelumnya  MC seharusnya breafing dulu dengan talentya dan juga diharapkan talent hadirnya lebih cepat tidak seperti tadi.

MC biasanya diambil dari pihak Literasi sendiri, kalau tidak MC juga disediakan oleh pihak BEM Unsyiah, namun kalau tidak ada dari kedua belah pihak tersebut, terpaksa diambil dari pihak luar.

“ Harapannya kedepan relax and Easy makin heboh, makin banyak yang lihat, selain itu juga talennya juga lebih beragam tidak hanya akustik dan menyanyi solo, namun ada juga musikali puisi, stand up komedi dan yang lainnya, “ Pungkasnya. (RSK)

Share This:

Dua Talent Hadir Di Relax And Easy

08/03/2019 at 13:23

 

 

Librisyiana, Darussalam –  Dua talent dihadirkan lagi di relax and easy, Rabu (06/03) di Libri Cafe, UPT Perpustakaan UnsyiahK. Kedua talent tersebut bukan lain adalah Afriana Adriana sebagai penyanyi solo dan Murahdiara Murhida yang menampilkan penampilan akustiknya. Penampilan mereka berdua merupakan bukan yang pertama kalinya di Relax and Easy namun sudah beberapa kali dan sempat juga kolaborasi di acara yang lainnya.

Murahdiara Murhida  mengatakan, “Selain gitar saya juga bisa bermain biola dan drum. Saya mulai bernyanyi sejak saya SMA. Idola saya itu kalau dari Indonesia, saya suka sheila on7, “ jelasnya.

Ia juga menambahkan kalau dia dan Afriana Adriana sama-sama berasal dari takengon. Ia tampil di relax and easy juga sudah sering disini.

“ Paling ramai itu penontonnya saya tampil di Unsyiah Fair. Lagu yang saya bawakan adalah lagu yang berkesan bagi saya. Namya juga hobby. Kita pastinya senang utuk menyalurkan hobby kita dan ini juga salah satu tempat untuk menyalurkan hobby kita, “ Ujarnya lagi.

Pada acara kali ini dibawakan oleh MC bernama Keke Sahputra Kaloko .Acara relax and Easy adalah acara yang diselenggarakan oleh BEM Unsyiah yang berkolaborasi dengan UKM Literasi. Acara ini diselenggarakan rutin setiap Rabu di UPT Perpustakaan Unsyiah. (RSK)

 

Share This:

© 2014 UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala
Powered by Wordpress