Dr Yunardi Ajak Pustakawan Untuk Berani Lakukan Perubahan

17/04/2015 at 21:22

IMG_0313Perpustakaan Unsyiah pada hari Jumat, tanggal 17 April mengadakan seminar dengan pembicara tunggal Dr. Yunardi, Atase Pendidikan KBRI di Bangkok Thailand. Presentasi beliau berjudul “Library Beyond Confined Wall” sangat menarik perhatian para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, pustakawan dari Unsyiah, UIN dan PTS sekitar Banda Aceh.
Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengatakan seminar ini diadakan untuk memberikan wawasan bagi pustakawan untuk terus melakukan pembenahan pengelolaan perpustakaan untuk peningkatan pelayanan.
Dalam presentasinya, Dr. Yunardi mengatakan pustakawan saat ini harus berani secara radikal mewujudkan gagasan untuk hal kreatif dan inovatif. Namun perlu diingat perubahan tidak serta merta dapat diterima. Strategi yang bisa ditempuh adalah merangkul komunitas dosen dan mahasiswa yang satu visi sebagai volunteer dalam mewujudkan kreatifitas dan inovasi.
Dari sisi sumber daya yang dikelola, Perpustakaan harus menjadi Pusat Pertukaran Informasi dan Budaya. Perpustakaan harus aktif menjalin networking dengan berbagai macam Pemerintah Daerah dan Negara Sahabat. Apalagi saat ini kita akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN.

 

Share This:

Pustaka Unsyiah Gelar Pameran Buku Karya Dosen Unsyiah

17/04/2015 at 16:17

Perpustakaan Unsyiah mulai Senin tanggal 20 April 2015 menggelar Pameran Buku Karya Dosen Unsyiah selama 1 bulan di Lantai 1 Gedung Perpustakaan. Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengatakan buku-buku tersebut adalah buku yang disumbangkan oleh para Dosen untuk menjadi koleksi Perpustakaan Unsyiah.  Tujuan dari pada pameran ini adalah supaya para pemustaka lebih mudah mendapatkan informasi tentang karya dosennya dan juga sebagai promosi bidang kepakaran dan karya dosen Unsyiah.  Daftar koleksi tersebut bisa dilihat di bawah ini.
Taufiq Abdul Gani menyadari dan percaya masih banyak buku hasil karya dosen Unsyiah tapi belum diserahkan ke Perpustakaan. Oleh karena itu sangat diharapkan kepada yang belum untuk dapat segera menyerahkannya supaya mahasiswa lebih mudah mengetahui dan memanfaatkannya.

Pemeran buku karangan Dosen Tanpa Tabel

 

 

 

 

 

Share This:

Persiapan Sertifikasi ISO 9001:2008 Pustakawan Unsyiah dibekali Dasar Public Relation

15/04/2015 at 06:39

PutriPada hari Selasa, 15 April 2015, Perpustakaan Unsyiah mengadakan acara Pengenalan Public Relation (PR) kepada Pustakawan. Kegiatan yang dibuka oleh bapak Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc sebagai Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah ini adalah dalam rangka persiapan untuk mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008, dan juga peningkatan mutu pelayanan secara umum. Disamping itu beliau juga menegaskan saat ini orang bukan cuma mengharapkan produk dan jasa, tapi lebih dari itu, yaitu hubungan, cerita yang dapat menghasilkan kejutan dan keajaiban setelah menikmati produk dan jasa tersebut.

Ibu Putri Wahyuni S.I.Kom, M.Soc, Dosen Komunikasi FISIP Unsyiah, yang menjadi pembicara tunggal pada kegiatan ini menjelaskan tentang fungsi, tujuan dan ruang lingkup dan alat-alat PR dalam hubungannya dengan Perpustakaan. Ibu Putri juga menekankan pentingnya Pustakawan menguasai teknik komunikasi verbal dan non verbal dalam berhubungan dengan Pemustaka. Dari sisi tata-kelola dan alat-alat PR, Ibu Putri yang sebelumnya adalah alumni Prodi Komunikasi FISIP Unsyiah angkatan 2007 melihat adanya perkembangan pesat dari Perpustakaan Unsyiah dibanding era beliau mahasiswa. Saat ini sudah banyak praktik PR yang diterapkan seperti pemberian award terhadap dosen dan mahasiswa, mahasiswa volunteering, gathering dan penggunaan sosial media untuk informasi. Namun demikian perlu dipikirkan penambahan satu unit khusus dalam Tata Kelola Perpustakaan yang menangani PR termasuk survey kepuasan, pengelolaan house journal dan hubungan media.
Dalam sesi tanya jawab dan diskusi terungkap beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Pustakawan Unsyiah dalam berhubungan dengan Pemustaka yang sebagian besar mahasiswa. Banyak terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi yang seharusnya tidak perlu, yang terkadang menimbulkan persepsi negatif antara kedua pihak. Ibu Putri menjawab hal itu dapat diatasi dengan penguasaan teknik komunikasi verbal dan non verbal disamping juga penyesuaian dengan kondisi setempat. Pustakawan harus jeli melakukan pengamatan kadang ada Pemustaka yang enggan untuk dibantu, ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Namun demikian aturan dan norma harus tetap ditegakkan dengan bahasa dan gerak tubuk yang baik dan sopan.
Satu hal lain yang penting dibahas adalah pengembalian citra dan kepercayaan terhadap Perpustakaan terutama dalam hal penyediaan koleksi yang relevan dengan kurikulum atau buku yang dipergunakan dosen. Ibu Putri menjawab dalam situasi tertentu PR tidak perlu banyak berbicara, tapi tunjukkan bukti dan testimonikan bahwa proses perbaikan sedang berlangsung, Insya Allah image negatif terhadap institusi akan positif kembali.
Para Pustakawan sangat senang dan antusias mengikuti acara ini karena diselingi dengan Game Komunikasi berantai dan hidangan bubur kanji untuk menambah keakraban dan team-work perpustakaan. Tetap semangat menyiapan Sertifikasi ISO 9001:2008

Share This:

Moving Forward: Perpustakaan Unsyiah Mengoperasikan Self Return Station

15/04/2015 at 04:33

Hizir1Mulai hari Selasa 14 April 2015, Perpustakaan Unsyiah mengoperasikan pelayanan baru yaitu Anjungan Pengembalian Mandiri atau dikenal juga dengan Self Return Station. Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc mengatakan operasional peralatan ini adalah sebagai kelengkapan lanjutan dari pengoperasian Anjungan Peminjaman Mandiri (Self Loan Station) yang sudah dilakukan sejak akhir Februari 2015.
Dengan operasional kedua peralatan ini, UPT. Perpustakan Unsyiah sudah mengimplementasikan Teknologi RFID secara penuh, dimana pengembalian koleksi pun dilakukan tanpa dilayani oleh Pustakawan. Cukup meletakkan tumpukan buku yang dipinjam diatas RFID Pad. Semua buku akan terbaca oleh alat tersebut, selanjutnya tanda terima akan terprint dengan sendiri, mahasiswa tinggal mengambilnya.
Muammar Khadafi, ST selaku IT Specialist di Perpustakaan Unsyiah menjelaskan beberapa prosedur yang harus ditempuh oleh pemustaka dalam penggunaan Self Return Station ini adalah sbb:

  • Jika pengembalian normal tanpa denda, setelah mendapatkan bukti pengembalian, maka proses selesai
  • Jika ada keterlambatan atau denda, Pemustaka diharapkan dapat melunasi pada petugas. Self Return Station sudah terhubung dengan database di server dan terbaca berapa denda mahasiswa.
  • Pemustaka yang tidak mau membayar denda, tidak dapat melakuka peminjaman sampai denda tersebut di lunasi.
  • Pemustaka yang tetap tidak membayar denda, tidak akan dapat (terblok) melakukan pengisian KRS diawal semester.

Untuk operasional, Tim IT Perpustakaan sudah melakukan simulasi dan melatih Pustakawan bertugas pada sore hari tanggal 14 April 2015. Simulasi ini disaksikan juga oleh Pembantu Rektor (PR) I Dr. Hizir. Harapan bapak PR I, dengan beroperasinya Pelayanan Mandiri berbasis RFID secara penuh baik pinjam dan kembali buku, pelayanan perpustakaan akan semakin baik, memberikan kemudahan dan daya tarik Pemustaka untuk terus memanfaatkan semua sarana bagi peningkatan mutu akademik Unsyiah.

Share This:

PERPUSTAKAAN UNSYIAH MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK SERTIFIKASI ISO 9001:2008

07/04/2015 at 20:48

CheeringPerpustakaan Unsyiah menggelar sebuah workshop persiapan untuk melakukan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 16 sd 24 Maret 2015 ini, dibuka dan ditutup oleh Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc. Acara penutupan dihadiri juga oleh Ketua Badan Penjaminan Mutu (BJM) Unsyiah, Dr. Marwan yang sekaligus menerima hasil workshop tersebut berupa Dokumen Pedoman Mutu, Standar Operasional Prosedur, Instruksi Kerja dan Formulir. Dokumen tersebut dikerjakan oleh Tim Persiapan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 Perpustakaan Unsyiah yang dibantu oleh konsultan Ir. Ismail Ramli dari Dinamika Consulting. Workshop ini merupakan upaya Perpustakaan Unsyiah untuk dapat lulus sertifikasi yang direncanakan akan diusulkan pada pertengahan tahun ini

Tujuan pembuatan dokumen tersebut adalah sesuai dengan tujuan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 itu sendiri yaitu untuk menciptakan standar operasional dan pelayanan di UPT. Perpustakaan. Standar operasional ini akan terus berkembang, berubah secara kontinyu sesuai dengan kebutuhan organisasi dan pengguna jasa, namun tetap terpadu dan terukur.

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dipilih karena sistem ini sudah terbukti bagus dan sudah diimplementasikan oleh banyak lembaga dan institusi, baik nasional maupun internasional. Hal ini sesuai dengan Visi Perpustakaan Unsyiah yaitu “Menjadi Pusat Rujukan dan Informasi Ilmiah Terkemuka dan Berdaya Saing di Asia Tenggaran Tahun 2018”. Dengan sertifikasi ISO 9001:2008 ini nantinya diharapkan Visi ini lebih cepat tercapai.

Persiapan Perpustakaan Unsyiah untuk Sertifikasi ISO ini muncul sebagai upaya berkelanjutan setelah meraih Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI di awal tahun 2013. Kegiatan pertama adalah berupa membangkitkan kepedulian (awareness) terhadap Sertifikasi ISO diakhir tahun 2013. Tahap berikutnya pembuatan dokumen visi, misi dan rencana strategis sebagai landasan awal. Setelah itu barulah penataan kembali struktur organisasi dan operasional dan pelayanan dan bentuk SOP dan Instruksi Kerja, mengingat banyak sekali tambahan kegiatan baru di Perpustakaan.

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dan melatih Tim Audit Internal, melaksanakan Tinjauan Manajemen untuk memastikan semua operasional dan pelayanan siap untuk disertifikasi, Insyal Allah

Share This:

ELLA MEILIANDA MERIAHKAN “RELAX AND EASY” DI PUSTAKA UNSYIAH

07/04/2015 at 20:42

ellaDr. Ella Meilianda, salah satu dosen Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan menjadi bintang tamu pada kegiatan Relax and Easy di Perpustakaan Unsyiah. Ella akan tampil bersama kelompok musiknya yang bernama Jcouszy pada Rabu (1/4) pukul 14.00 WIB.

Relax and Easy adalah program mingguan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Unsyiah bekerja sama dengan BEM Unsyiah. Program dengan durasi 30 menit ini, menampilkan pertunjukan seni dari berbagai kalangan di lingkungan Unsyiah. Relax and Easy berlansung setiap minggu pada hari Rabu siang. Acara ini terbuka untuk umum, di mana semua dosen dan mahasiswa dapat berpartisipasi di dalamnya, baik itu sebagai bintang tamu maupun penonton.

Penampilan Ella bersama grupnya akan sangat istimewa, karena pertama kalinya seorang dosen dan peneliti aktif Unsyiah tampil pada kegiatan ini. Dr. Ella merupakan alumni dari University of Twente Belanda, selain mengajar di Jurusan Teknik Sipil Unsyiah. Ella juga merupakan peneliti aktif di Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana (TDMRC) Aceh. Meski sudah cukup sibuk dengan rutinitasnya, minat dan kecintaannya terhadap seni musik dan vokal tetap dijalani, salah satunya dengan menjadi dosen pembina UKM Suara Akademia. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan hidup di luar dunia akademik dan rutinitas lain.

Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengaku senang atas partisipasi dosen dan mahasiswa pada kegiatan ini. Menurut Taufik, trend baru perpustakaan adalah tidak eksklusif untuk buku saja. Perpustakaan adalah tempat interaksi sosial berbagai macam kalangan, di mana masing-masing mendapat kebebasan dalam berekspresi dan mengakses sumber informasi dan budaya.

“Dari titik ini diharapkan munculnya kehidupan yang tidak monoton, dinamis dan saling kerja-sama untuk penciptaan atmosfir akademik yang bermutu di Unsyiah. Namun kita tetap selektif dan memantau semua aktivitas di perpustakaan dan menjaga nilai lokal, religi dan aturan lainnya,” tambah Taufiq.

Taufiq juga berharap agar perpustakaan Unsyiah ini memiliki multi fungsi, selain untuk peminjaman buku dan sebagai tempat baca, perpustakaan juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berkreasi, mengembangkan dan menyalurkan bakat/minat dengan mengadakan acara yang menarik.

Share This:

MOU ANTARA PERPUSTAKAAN UNSYIAH DAN PERPUSTAKAAN NASIONAL RI SUDAH DIIMPLEMENTASIKAN

07/04/2015 at 20:01

mou-antara-perpustakaan-unsyiah-dan-perpustakaan-nasional-ri-sudah-diimplementasikanMemasuki April 2015 ini, Perpustakaan Unsyiah dan Perpustakaan Nasional RI telah merealisasikan Nota Kesepahaman (MOU) yang ditandatangani pada 10 November 2014 yang lalu dalam bentuk beberapa kegiatan.

Dalam rilis berita yang dikirim oleh Perpustakaan Unsyiah disebutkan bahwa kegiatan tersebut adalah berupa Pendidikan dan Pelatihan bagi Staf dan Pustakawan Unsyiah di Pusdiklat Perpusnas RI di Jakarta. Pada 9 Maret yang lalu 2 staf Perpustakaan Unsyiah, yaitu ibu Mastial SE dan bapak Khaizal, ST telah memulai Diklat, yaitu masing-masing Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli (CPTA) selama 3 bulan dan Pengelolaan Teknis Perpustakaan selama 10 hari. Selain itu, Pusdiklat Perpusnas sudah mengkonfirmasikan 1 orang Pustakawan Unsyiah lainnya, yaitu ibu Charlis Siana Rosita, S.Sos dipanggil mengikuti Diklat Training of Trainer (TOT) Perpustakaan pada 30 Maret 2015 ini. Biaya pelatihan dan akomodasi semua peserta Diklat diatas ditanggung sepenuhnya oleh Perpusnas RI.

Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc sebagai Kepala Perpustakaan Unsyiah sangat gembira karena untuk mendapatkan 3 staf Perpustakaan Perguruan Tinggi yang dipanggil Perpusnas dalam satu tahun adalah hal yang sangat istimewa. Sebelumnya agak sulit bagi Unsyiah mendapat panggilan, kalau ada pun cuma 1 orang, mengingat Perpusnas harus menilai calon peserta dari seluruh Indonesia, bukan hanya dari perpustakaan perguruan tinggi, tapi juga perpustakaan wilayah propinsi dan kabupaten-kota, perpustakaan kementerian dan lembaga negara tersebar di seluruh Indonesia.

Dr. Taufiq menambahkan pencapain ini sangat dipengaruhi dan tidak lepas oleh keyakinan Perpusnas RI terhadap komitmen Pimpinan Unsyiah dan UPT. Perpustakaan dalam pengembangan Perpustakaan dalam beberapa tahun terakhir ini. Sebelum MOU ditanda-tangani, pada awal tahun 2013 Perpusnas RI sudah mengumumkan akreditasi terhadap mutu Perpustakaan Unsyiah dengan hasil A. Beberapa kegiatan bersama lainnya adalah Pameran Koleksi Langka, Workshop Penggunaan E-Resource Perpusnas, dan yang terakhir adalah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI)-7 di Banda Aceh, pada bulan November 2014 yang tercatat dalam sejarah KPDI sebagai yang terbanyak menerima Paper dan juga terbanyak dihadiri oleh peserta (500 orang).

Pembantu Rektor Bidang Kerjasama Dr. Nazamuddin, MA sangat gembira karena beberapa kegiatan kerja sama Perpustakaan Unsyiah dapat diwujudkan dengan berbagai pihak selama ini seperti penerbit Springer, IEEE, ScienceDirect (Elsevier) dan lembaga lainnya. Khusus dengan Perpusnas RI yang berfokus pada pengembangan kapasitas Pustakawan, Dr. Nazamuddin menyebutkan hal ini sangat penting karena berapapun investasi yang kita berikan untuk memperbaiki koleksi dan infrastruktur, tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan kompetensi pustakawan, investasi ini akan percuma dan tidak maksimal manfaatnya. The man behind the gun tetap sangat penting.

Dr. Nazamuddin mengharapkan Perpustakaan Unsyiah tidak boleh puas dengan akreditasi A yang sudah didapat, tapi harus berupaya meningkatkan untuk mendapatkan akreditasi atau sertifikasi dari Lembaga Internasional, misalnya dari ISO 9001:2008. Hal ini sejalan dengan upaya Unsyiah untuk meningkatkan daya saing di level internasional.

Share This:

PENGENALAN PERPUSTAKAAN UNTUK MAHASISWA BARU UNSYIAH

26/09/2014 at 11:51

23344

Perpustakaan Unsyiah merupakan jantungnya Universitas Syiah Kuala, keberadaan perpustakaan merupakan kebutuhan dari masing-masing jurusan atau fakultas.
Kegiatan rutih setiap tahun yang di adakan oleh Perpustakaan Unsyiah untuk mahasiswa baru adalah pengenalan Perpustakaan. Kegiatan pengenalan ini di wajibkan untuk seluruh mahasiswa yang telah lulus di kampus Unsyiah.
Kegiatan pengenalan Perpustakaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar bagi mahasiswa baru dalam mengenal Perpustakaan Unsyiah, Pada saat pengenalan mahasiswa akan menerima berbagai informasi tentang Perpustakaan yang di sampaikan oleh petugas, mahasiswa baru juga akan di ajarkan bagaimana teknik mencari buku dan mengolah berbagai informasi dari berbagai media yang tersedia di perpustakaan, sehingga memudahkan mahasiswa baru dalam menyelasaikan tugas-tugasnya.
Ibu Zakiah,s.pd yang bertugas sebagai koordinasi pengenalan mahasiswa baru di pustaka Unsyiah mengatakan, kegiatan ini di mulai sejak tanggal tanggal 02/09/2014 dan akan berakhir pada tanggal 31/10/2014 mendatang. Sejauh ini baru ada 9 prodi yang telah ikut pengenalan Perpustakaan dari 47 prodi yang ada di Unsyiah, dan jumlah mahasiswa yang telah ikut bimbingan berjumlah 567 orang, sedangkan mahasiswa baru yang telah mendaftar untuk jadi anggota Perpustakaan sampai tanggal 25/09/14 kini mencapai 3028 0rang. Dan kita masih menunggu jurusan-jurusan lain untuk ikut pengenalan hingga tanggal 31/10/14 mendatang ungkapnya.
Sedangkan Adelia Yolanda salah satu mahasiswa baru dari F-mipa Biologi yang telah ikut pengenalan Perpustakaan mengatakaan fasilitas yang ada di Pustaka sudah cukup memadai, dan Adelia berharap kedepannya Pustaka Unsyiah dapat menambah lagi koleksi buku-buku yang baru.
Selain pengenalan pada maba, pustaka unsyiah juga sering mengadakan kuliah-kuliah umum dan kelas literasi informasi yang dapat diikuti oleh mahasiswa Univesitas lain dan umum
Selain sebagai tempat belajar, mencari referensi dan memperdalam ilmu pengetahuan, pustaka unsyiah juga memiliki banyak jenis koleksi lain, antaranya berkisar dari Fiksi untuk Material Sciences, dari bahan cetak untuk koleksi digital seperti CD-ROM, CD, VCD dan DVD. Dan juga kumpulan serial harian publikasi seperti koran dan juga serial bulanan seperti majalah. Untuk dapat meminjamkan koleksi perpustakaan anda harus terlebih dahulu menjadi anggota perpustakaan. ada syarat dan ketentuan yang harus di patuhi.

Share This:

Perpustakaan Unsyiah di Serbu Pengunjung

26/09/2014 at 11:31

1

Ibarat pepatah mengatakan rajin pangkal pandai malas pangkal bodoh, agaknya pepatah ini sudah mulai banyak disadari oleh masyarakat, dengan banyak membaca maka banyak pulalah ilmu yang didapat, terutama bagi kalangan mahasiswa unsyiah, ini terlihat dari ramainya pengunjung Perpustakaan Universitas Syiah Kuala dalam 5 tahun terakhir ini.

Kepala Perpustakaan Universitas Syiah Kuala Dr.Bapak Taufiq Abdul Gani,S.Kom,. mengatakan sejak Senin 8 September 2014 hingga 12 September 2014 jumlah peminjaman buku meningkat tajam sepertinya Rekor akan pecah. Jumlah buku dipinjam sudah mencapai 2.616 … padahal baru 1/2 bulan berjalan. Satu peningkatan yang luar biasa, karena total September 2013 (tahun lalu) jumlahnyanya 2.545. Rekor sejak tahun 2012 adalah Feb 2014 yaitu 3.774 eksemplar …. Sepertinya rekor akan terpecah bulan September ini dengan peminjaman sebanyak 4000 sd 5000 eksemplar.
Ada pun koleksi yang habis di pinjam tersebut adalah ilmu dasar misalnya Calculus Purcell, Fisika Halliday/Pantur Silaban, Kimia dll yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa semester 1 (2014).

Alternatifnya, bapak dan ibu pengajar matakuliah Ilmu Dasar disetiap Fakultas untuk mempertimbangkan penggunaan e-Book yang telah dilanggan unsyiah, yaitu ebrary di alamat http://site.ebrary.com/lib/unsyiah/ . Banyak sekali buku ilmu dasar di setiap fakultas terdapat di ebrary.
Jika bapak/ibu dan mahasiswa memerlukan bimbingan terhadap penggunaan ebrary silahkan menghubungi help-desk kami disetiap lantai
Penggunaan online e-book membawa banyak keuntungan karena dapat diakses secara serentak dan tidak terbatas

Kebanyakan mahasiswa membaca lebih dari dua buku, dan umumnya berada di pustaka selama 1 sampai 3 jam lebih. Ada juga mahasiswa yang mengerjakan tugas kelompok sambil mencari buku pelajaran dan referensi yang ada di dalam pustaka, pustaka unsyiah juga di lengkapi akses internet (Wi-Fi) gratis yang disediakan bagi para pengujung pustaka.

Total judul buku yang di miliki oleh perpustakaan unsyiah saat ini adalah 74985. Total eksemplar dalam koleksi sebanyak 133664 dengan total mahasiswa yang terdaftar saat ini 10267 anggota.

Sementara itu,Yuliana Rachim salah satu mahasiswa teknik arsitektur unsyiah berharap semoga mesin peminjaman mandiri cepat berfungi,agar saat meminjam buku dapat di lakukan secara otomatis tidak perlu manual lagi. Dia juga berharap koleksi buku arsitektur dapat di tambah, karna kalau di beli sangat mahal katanya.

Sedangkan untuk jadwal dibukanya, perpustakaan unsyiah buka setiap hari senin s.d jumat dari pagi sampai dengan malam jam 9.00, dan mulai 6 September 2014 Perpustakaan Unsyiah membuka pelayanan setiap SABTU jam 08.00 s.d 13.00, kami libur pada hari Minggu dan hari besar nasional. Jadual layanan bisa dilihat di Running Text Pustaka TV

http://library.unsyiah.ac.id/tv-streaming/

Pustaka unsyiah itu bukan cuma tempat pinjam buku, tapi juga tempat learning and social space, tempat kita belajar, berinteraksi, dan bersosialisasi. Datang ya …

Share This:

Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indo Cab. Aceh dibentuk

30/05/2014 at 12:01

tes
Salam

Alhamdulillah pada hari ini telah terbentuk Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) untuk provinsi Aceh. Hasil keputusan rapat bersama dengan seluruh perpustakaan perguruan tinggi se-wilayah aceh yang bertempat di UPT Perpustakaan Unsyiah dengan susunan pengurus sebagai berikut :

Ketua : DR.Taufiq Abdul Gani, M.Eng.,Sc.
Sekertaris Umum : Abdul Manar, M.LIS.
Wakil Ketua I : Nazaruddin Musa, M.LIS
Wakil Ketua II : Munawar, S.IP
Sekretaris : Muzahar, S.IP.

Dengan terbentuknya FPPTI Aceh ini diharapkan terjalin kerjasama yang baik dengan seluruh sivitas akademika perguruan tinggi baik PTN dan PTS se-aceh

Share This:

© 2014 UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala
Powered by Wordpress