Kerjasama Dengan UPT.Perpustakaan Unsyiah, Dharma Wanita Unsyiah dan Pustakawan Indonesia Beri Donasi Perlengkapan Sekolah Untuk Korban Gempa Pijay

FB_IMG_1482161592622

Librisyiana, Darussalam- Gempa bumi berkekuatan 6,5 skala richter yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada tanggal 7 Desember lalu memang mengundang perhatian dari banyak pihak. Pasalnya, becana alam ini menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar, dimana lebih dari seratus orang meninggal dunia, ratusan orang luka-luka serta bangunan-bangunan pun ikut roboh.

Melihat dampak dari gempa yang terbilang parah, banyak pihak-pihak yang tergugah rasa kemanusiaannya untuk mengulurkan bantuan kepada korban gempa, tak terkecuali UPT.Perpustakaan Unsyiah yang juga ikut memberikan bantuan kepada korban gempa melalui kerjasama dengan Dharma Wanita Unsyiah dan Pustakawan Indonesia pada Sabtu, 17 Desember 2016.

“Disaat banyak orang-orang yang memberikan bantuan yang berbentuk sembako, kami mencoba untuk berbeda. Sesuai dengan profesi kami pustakawan, kami mencoba membuat kegiatan yang lebih spesifik. Yaitu revitalisasi perpustakaan, trauma healing dan sumbangan perlengkapan sekolah. Akhirnya, kami pun menyebarkan rancangan kegiatan yang akan kami jalankan di media sosial dan juga membuka posko penyaluran dana. Ternyata usaha kami tidak sia-sia, Alhamdulillah Dharma Wanita Unsyiah dan pustakawan Indonesia berkenan untuk membantu kegiatan kami melalui donasi yang diberikan”, kata Taufiq Abdul Gani, kepala UPT.Perpustakaan Unsyiah.

“Saya mewakili Dharma Wanita, merasa sangat senang dapat bekerjasama dengan perpustakaan Unsyiah dalam membantu korban gempa di Pidie Jaya. Kami mendonasikan kurang lebih 200 tas sekolah kepada pustaka Unsyiah untuk disalurkan kepada korban gempa. Dana yang kami peroleh untuk membeli tas sekolah ini, yaitu dari sumbangan. Kami hanya memberikan himbauan kepada orang-orang yang berminat untuk menyumbang. Ternyata minat orang-orang dalam membantu sesama masih sangat tinggi, Alhamdulillah kami bisa mengumpulkan dana dan membeli tas sekolah untuk disumbangkan kepada anak-anak korban gempa. Tujuan kami membeli tas sekolah, supaya anak-anak yang trauma bisa semangat kembali dalam belajar”, ungkap Farnida, Ketua Darma Wanita Unsyiah.

Taufiq Abdul Gani menjelaskan, selain dari Dharma Wanita Unsyiah, pustaka juga mendapat dana sumbangan langsung ke Perpustakaan Unsyiah melalui posko penggalangan dana yang dibuka, yaitu sebesar Rp8.468.500. Tidak hanya itu, pustakawan Indonesia yaitu pustakawan yang terdiri dari berbagai instansi beragam, baik pustakawan sekolah, perguruan tinggi dan pustakawan khusus dari lembaga kementrian, juga turut memberikan donasi melalui rekening yaitu sebesar Rp12.100.000. Sumbangan ini digunakan untuk membeli peralatan sekolah seperti pensil, pulpen, penghapus, serta kotak pensil untuk melengkapi kurang lebih 200 tas yang diberikan oleh Dharma Wanita Unsyiah, sisanya akan digunakan untuk revitalisasi perpustakaan disana. [Moli]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.