Lakukan Audit Internal, Ini Cara UPT.Perpustakaan Unsyiah Tingkatkan Mutu

1

Librisyiana, Darussalam- Senin, (6/11/2017), UPT.Perpustakaan Unsyiah kembali melakukan audit internal. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat masalah dan kekurangan apa saja yang terdapat pada internal Perpustakaan Unsyiah untuk diberikan masukan serta penyelesaian nantinya. Audit dilakukan selama tiga hari berturut-turut yaitu 6-8 November 2017 yang terbagi kedalam beberapa bagian. Untuk hari ini pelaksanaan audit diketuai oleh Charlis yang dilakukan pada bidang pelayanan pemustaka tepatnya di bagian sirkulasi, check-in, loker, check-out serta layanan malam.

“Pada audit ini kita melihat apa masalah yang terdapat pada bidang pelayanan, seperti pada pergantian shift check-in apakah petugas tepat waktu atau tidak. Misalnya petugas check-in tidak ada selama 30 menit ketika pergantian shift mungkin sebabnya terlambat atau sedemikian hal, nah itu bisa saja mengakibatkan mahasiswa masuk tanpa melakukan check-in terlebih dahulu atau masuk menggunakan KTM mahasiswa lain dan ini bisa menimbulkan masalah”, jelas Charlis.

Audit dilakukan dua kali dalam setahun. “Ada yang berbeda pada audit kali ini yang sudah memasuki siklus kelima, jika sebelumnya peninjauan lebih dilakukan pada dokumen maka yang sekarang ini peninjauan langsung dilakukan dengan metode survei dan observasi tanpa mewawancarai petugas agar hasil yang didapatkan lebih real,” ungkap Nurlida salah satu pelaksana audit.

Ini adalah kegiatan wajib yang dilakukan Perpustakaan Unsyiah. Selain sebagai peningkatan mutu perpustakaan juga untuk mempersiapkan audit eksternal yang akan dilakukan oleh pihak certificate yaitu ISO pada Desember mendatang.

“Jadi ini adalah salah satu syarat agar kita bisa certificated kembali, jika audit internal tidak berjalan maka audit eksternal tidak bisa kita lakukan. Kita harus mengetahui dulu masalah dan kekurangan internal kita apa, agar lebih siap ketika menghadapi audit eksternal nanti yang dilakukan oleh pihak ISO. Karna baik tidaknya perpustakaan kita juga butuh pengakuan dari pihak luar” pungkas Charlis. [NITA]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.