Layanan Sore, Malam, Sabtu dan Minggu Sangat Membantu

LateNightLibrisyiana, Darussalam- Pelayanan tambahan pada hari Senin dan Jumat jam 17.00 sd 23.00, hari Sabtu jam 09.00 sd 18.30 dan hari minggu pada jam 14.00 sd 18.30, merupakan program khusus Perpustakaan Unsyiah untuk memberikan kemudahan bagi civitas untuk mendapatkan layanan. Bapak Dr. Taufiq Abdul Gani, kepala Perpustakaan Unsyiah  mengatakan (14/03/17) bahwa layanan ini memperluas waktu akses bagi mahasiswa dan dosen, “Kami memahami bahwa mahasiswa kita cukup sibuk dengan perkuliahan dan lab pada pagi sd siang hari, tidak ada waktu ke perpustakaan mencari referensi pada waktu itu. Untuk belajar kelompok juga susah karena sering clash waktunya dengan sesama teman”.

Jika kita lihat suasana malam di Perpustakaan Unsyiah, perbandingannya hampir tidak jauh berbeda dengan pagi dan siang hari, rata-rata lima ratus sampai seribu pengunjung terlihat tekun dengan berbagai macam aktivitasnya masing-masing, ada yang sendiri maupun berkelompok.

PersenIbu Badratun Nafis, Ketua Bidang Penjaminan Mutu yang juga sebagai Management Representative ISO 9001 Perpustakaan Unsyiah mengatakan telah terjadi peningkatan cukup banyak terhadap minat mahasiswa berkunjung pada masa pelayanan tambahan. Hal ini berdasarkan analisa yang dilakukan pada bulan aktif kuliah, yaitu Maret, April, Mei, Oktober, November, Desember tahun 2015 dan 2016.  Beliau mengatakan: “Pada tahun 2015, ada 200.406 pengunjung selama masa aktif perkuliahan. Pengunjung pada jam normal sebanyak 74.3% (148.823) sedangkan pada jam tambahan sebanyak 25.7% (51.583). Selanjutnya beliau membandingkan: “Pada tahun 2016, dengan kondisi yang sama, pengunjung menjadi 284.190, dengan komposisi 69.9% (198.784) pada jam normal dan 30.1% (85.406) pada jam tambahan”.

Kenaikan rasio pengunjung jam tambahan sebesar 4.4% (dari 25.7% di tahun 2015 menjadi 30,1% di tahun 2016) menunjukkan pelayanan tambahan waktu sore, malam, sabtu dan minggu mendapat respond yang positif dari mahasiswa dan dosen.

Kartika, mahasiswa Teknik Kimia mengakui lebih sering ke Perpustakaan pada waktu malam hari karena dari pagi sampai dengan sore pada sekali dengan kuliah dan lab. “Saya mencari referensi, kerja kelompok pada malam hari di perpustakaan”.

Rizka Azhari, mahasiswa IAP, FEB secara terpisah juga berpendapat yang sama, yaitu padatnya waktu di pagi sampai dengan sore hari. “Saya lebih sering ke Perpustakaan pada malam hari, sabtu atau minggu untuk belajar dan juga mencari referensi” begitu pengakuannya. Rizka juga menambahkan faktor lain adalah kenyamanan dan akses wifi yang menjadikan Perpustakaan Unsyiah tempat tongkrongannya di akhir pekan.

Ternyata bukan cuma mahasiswa yang berkata demikian. Ibu Dr Hesti, dosen Teknik Kimia terlihat sering sekali dijumpai di Perpustakaan Unsyiah pada sore, malam hari, sabtu dan minggu. Alasannya hampir sama yaitu padatnya waktu di pagi dan sore hari dengan berbagai kegiatan akademik dan kantor di Unit Penjaminan Mutu PPS Unsyiah.

Ada hal yang menarik yang diutarakan oleh bu Hesti bahwa Perpustakaan menjadi meeting point “Saya menjadikan Perpustakaan Unsyiah di sore, malam dan akhir pekan sebagai meeting point dengan mahasiswa untuk membimbing mereka. Disini saya bisa minta mahasiswa mensearch jurnal yang relevan, diskusikan dengan saya dan masukkan ke laporan. Memang benar di rumah bisa juga kita akses dengan VPN/Proxy tapi suasana disini berbeda, bisa lebih konsentrasi”.

Sebagai wanita, bu Hesti merasakan di Perpustakaan Unsyiah lebih aman, “Saya merasa takut jika di kantor atau Prodi karena sore dan akhir pekan sudah sepi sekali. Di Perpustakaan Unsyiah ramai sehingga tidak terbayang yang macam-macam”

Pihak Perpustakaan sangat gembira akan manfaat yang diutarakan oleh civitas. Pelayanan tambahan ini tentu saja memerlukan biaya tambahan operasional, yang selama ini disupport dengan subsidi dari Biro Rektor. “Kami sangat berterima kasih kepada dukungan bapak Rektor atas alokasi subsidi untuk honorarium petugas pelayanan tambahan. Dan kami mengharap tahun ini semakin ramai lagi civitas yang memanfaatkan layanan tambahan”

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.