Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Angkat Visi Perpustakaan Unsyiah Sebagai Tema Tugas Akhir Jurnalistik

IMG_3146 (1)    IMG_3143 (1)

Librisyiana, Darussalam – Kegiatan belajar mengajar di lingkungan Universitas Syiah Kuala saat ini sudah memasuki penghujung semester. Beberapa diantaranya terlihat malah sudah mulai melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Sebagaimana terlihat di salah satu Gedung RKU (Ruang Kuliah Umum) Unsyiah, Senin (14/12).

Dalam kegiatan tersebut, tim Librisyiana mendapati sekelompok mahasiswa yang sedang memaparkan hasil tugas akhir jurnalistik di depan kelas dengan mengangkat tema visi Perpustakaan Unsyiah, “Menyongsong Perpustakaan Terkemuka dan Berdaya Saing Di Asia Tenggara 2018”. Saat ditanya alasannya, Nova Yanti, salah seorang anggota yang ditunjuk sebagai pimpinan redaksi kelompok tersebut mengatakan, “Perpustakaan selalu menjadi perbincangan dikalangan mahasiswa sekarang ini. Hampir setiap waktu mahasiswa menghabiskan waktu di sana”, ucapnya.

Dalam mencari sebuah tema pemberitaan, menarik dan mempunyai kedekatan dengan pembaca adalah salah satu trik dan nilai dalam pembuatan berita.

“Perpustakaan selalu mengalami perkembangan dari segala sisi, informasi terbaru tentang Perpustakaan selalu menjadi menarik dan menjadi perbincangan dikalangan civitas akademika Unsyiah. Jadi karena fokus pembaca kami adalah mereka (baca: civitas akademika Unsyiah), kami sekelompok sepakat mengangkat tema tentang visi Perpustakaan”, jelasnya lagi.

Presentasi ini merupakan bagian dari UAS Mata Kuliah Dasar-Dasar Jurnalistik. Mata Kuliah dibawah asuhan Ibu Putri Wahyuni, S.I.Kom., M.Soc.Sc ini mengharuskan mahasiswa untuk berperan layaknya tim redaksi sungguhan. Setiap anggota kelompok diharuskan memaparkan proses dan hasil yang dilakukan serta kendala-kendala yang dialami selama melakukan praktik dilapangan.

“Selain teori, praktik diperlukan dalam mendukung pemahaman mahasiswa tentang kegiatan jurnalistik. Mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih tema yang menarik menurut mereka sehingga layak untuk diangkat menjadi sebuah berita”, tambah Putri. [Rdl]

 

Editor: Putri Wahyuni.

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.