Nazar, Vokalis Apache 13, Jadi Pemateri Bincang-Bincang Sastra

0813e92a-471d-4af8-88a5-fda0bab10bde

Librisyiana, Darussalam- Minggu (9/12), Kasta (Komunitas Anak Sastra Tanah Atjeh) menyelenggarakan bincang-bincang kreatif bertajuk “memberkahi usia dengan berkarya”. Bincang-bincang sastra ini bertempat di Library Cafe itu dihadiri puluhan peserta dengan berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Acara yang dimoderatori oleh Qurrata ‘Ayyun ini, menghadirkan naarasumber utama Rismawati,S.Pd, M.Pd (Dosen Sastra) serta penyair sekaligus vokalis Apache 13, Nazar Shah Alam.

Rismawati menceritakan bahwa menulis diperlukan kepekaan rasa, ketajaman indera, serta kegigihan. Beliau mengingatkan bahwa menjadi seorang penulis harus punya mental tahan banting. Menjadi penulis juga otomatis menuntut sang penulis untuk siap dikritik.

Senada dengan Rismawati, Nazar menekankan pentingnya berproses dalam menulis. Dengan terus-menerus berproses, kemampuan seseorang akan terus terasah, tak terkecuali dalam menulis. Nazar juga menekankan makna konsistensi dan tekad menulis, apalagi pada era globalisasi.

“Saya bermain teater, tapi ada satu hal yang tidak bisa digantikan oleh bermain teater, yaitu menulis,” kata penulis lagu Aceh itu dalam sela-sela diskusi .

Acara yang turut menjadi perayaan satu tahun berdirinya Kasta itu disambut baik oleh peserta. Di acara diskusi ini,  Nazar memberi pesan bagi para penulis untuk menghargai proses menulis, serta terus membaca dan memperluas jaringan dengan sesama penulis.

Di akhir acara, kedua pemateri ini memberikan pesan untuk para penulis pemula agar tidak menyerah serta tetap menjadi sosok yang rendah hati. [Rizka]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.