Popular Tags:

Perpustakaan Unsyiah: Selamat Datang Kontingen Pomnas XIV.

13/11/2015 at 21:13

IMG-20151113-WA0005Librisyiana, Darussalam- Pelaksaan Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa (Pomnas) XIV yang digelar 14-21 November kali ini dilaksanakan di Banda Aceh sebagai tuan rumah. Dengan mempertandingkan 14 cabang olahraga, acara ini diikuti oleh 34 kontingen yang terdiri dari mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Melihat acara ini, pihak Perpustakaan yang diwakili oleh Kepala Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr Taufiq Abdul Gani, menyambut baik atas kedatangan para tim yang terdiri dari mahasiswa tersebut. “Para atlet tidak hanya sebagai olahragawan saja, tapi mereka adalah para insan akademik penerus masa depan bangsa”, ucapnya.

Selain itu, jika ada kesempatan, pihak Perpustakaan ingin mengundang para Kontingen Pomnas XIV tersebut untuk dapat mengunjungi Perpustakaan Unsyiah. “Jika ingin berkunjung dan membutuhkan jasa perpustakaan, kami siap membantu” tambah Taufiq.

Dalam kunjungan, pihak Perpustakaan akan memberikan informasi terkait akses koleksi lokal kontens secara online dan full text, seperti Elektronik Thesis and Disertation (http://etd.unsyiah.ac.id) dan Artikel Jurnal (http://jurnal.unsyiah.ac.id) yang ada di Universitas Jantong Hatee Rakyat Aceh ini. Sehingga dimanapun olahragawan akademik ini berada, tetap dapat mengakases literasi informasi yang diinginkan untuk menunjang pendidikan mereka. [Oz]

 

Editor: Putri Wahyuni.

Share This:

Sekedar Berubah Saja Tidak Cukup, Kita Butuh Berubah Lebih Baik.

12/11/2015 at 15:18

rak sepatuLibrisyiana, Darussalam –Satu hal yang istimewa, bahwa di Perpustakaan Unsyiah memiliki ruang baca yang mewadahi perilaku belajar pengunjung dengan gaya atau kebiasaan lesehan. Sehingga ada dua jenis ruang baca yang disediakan dalam perilaku belajar ini; ruang yang berada di lantai satu dan lantai dua. Untuk menggunakannya, alas kaki pengunjung tidak diperkenankan masuk ke ruang, sehingga pihak Perpustakaan menyediakan rak khusus untuk menyimpan.

Namun, berdasarkan liputan tim Librisyiana (12/11), rak yang disediakan di depan ruang baca belum digunakan secara maksimal. Hal ini terlihat masih banyaknya alas kaki seperti sepatu yang diletakkan tidak teratur, sedangkan rak yang disediakan masih terlihat kosong.

Salah seorang Mahasiswi Unsyiah yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa meletakkan sepatu di rak yang disediakan cenderung merepotkan, tidak menjadi kebiasaan, dan menimbulkan antrian panjang. “Gak terbiasa masukin sepatu ke rak, kalau udah buka sepatu ya letakin aja di situ. Lagian, kalau harus masukin ke rak bisa lama”, ucapnya.

Selain itu, dari hasil pemantauan Librisyiana pula, terdapat pola peletakan sepatu pengunjung di ruang baca, yaitu penggunjung cenderung meletakkan sepatu berdekatan dengan posisi duduk mereka dengan alasan agar mudah untuk dipantau.

Tersedianya fasilitas tersebut bukanlah tanpa alasan. Ketertiban, kerapian dan kenyamanan pengunjung sangat diutamakan oleh Perpustakaan. Untuk itu, pihak Perpustakaan sangat mengharapkan kepada pengunjung untuk dapat kerjasama dalam mematuhi tata tertib yang telah diberlakukan. “Kalau rak nya masih kosong, kami berharap pengunjung bisa menggunakannya. Tapi kalau sudah penuh, boleh diletakkan dilantai dengan rapi”, kata salah seorang staf Perpustakaan.

Perubahan ke arah lebih baik adalah keinginan bersama. Bukankah “hanya orang yang paling bijaksana dan yang paling bodoh yang tidak pernah berubah”? – Confucius (Filsuf Cina). [ARP]

 

Editor: Putri Wahyuni.

Share This:

Perpustakaan Unsyiah: Simpanlah Tanda Terima Pengembalian Buku Anda.

10/11/2015 at 19:01
Contoh Tanda Terima Yang Didapatkan Pengunjung Setelah Melalukan Pengembalian Buku Melalui Self Return Station.

Contoh Tanda Terima Yang Didapat Pengunjung Setelah Melakukan Pengembalian Buku Melalui Self Return Station.

Librisyiana, Darussalam -  Guna memberikan kemudahan pengembalian buku kepada pengunjung Perpustakaan, pihak Perpustakaan Unsyiah menyediakan anjungan pengembalian mandiri atau lebih dikenal dengan Self Return Station.

Dalam melakukan pengembalian buku, pengunjung hanya perlu meletakkan tumpukan buku yang dipinjam diatas RFID Pad. Kemudian secara otomatis, buku yang hendak dikembalikan akan terdata dan pengunjung akan menerima tanda terima yang ter-print dengan sendirinya.

Tanda terima adalah bukti fisik yang akan didapatkan oleh si pengunjung setelah melakukan pengembalian buku. Dengan adanya tanda terima tersebut, pengunjung diharapkan dapat menyimpannya sebagai bukti jika terjadi hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Dan untuk mengetahui apakah buku yang sudah di kembalikan telah terdata sesuai dengan tanda terima, pengunjung dapat mengeceknya langsung di http://uilis.unsyiah.ac.id/cek-buku dengan memasukkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) atau ID Member Perpustakaan. [Pw]

 

Editor: Putri Wahyuni.

Share This:

Ingin Mencari Referensi Online? Cek Di Sini.

10/11/2015 at 17:33

Librisyiana, Darussalam – Perpustakaan Unsyiah kini membuka akses online terhadap koleksi Skripsi/Tesis/Disertasi yang dapat diakses melalui laman http://etd.unsyiah.ac.id. Penggunaannya tidak terbatas hanya dari kalangan Unsyiah saja, melainkan juga masyarakat umum, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dr. Taufik Abdul Gani mengatakan, “koleksi tersebut dapat dibaca online secara fulltext, mulai dari cover depan, bab 1 hingga bab akhir yang meliputi halaman kesimpulan, daftar pustaka dan lampiran”, jelas Taufik selaku Ketua Perpustakaan Unsyiah.

“Untuk pengamanan sistem, koleksi ETD Unsyiah tidak dapat di download, copy-paste bahkan dicetak. Sehingga bagi yang berminat untuk mendapatkan bahan dalam bentuk cetak dari koleksi yang diinginkan, dapat mengisi formulir online dengan link yang tersedia di masing-masing page koleksi atau dapat juga langsung ke laman http://uilis.unsyiah.ac.id/lss.”,tambahnya pada persentasi saat berkunjung ke Perpustakaan Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Surabaya (UBAYA) (9/10).

Laman http://etd.unsyiah.ac.id sudah terindex atau terdaftar di Google Search Engine, Google Scholar, OCLC WorldCat dan OpenDoar. Google Search Engine adalah mesin pencari paling populer di dunia saat ini, sedangkan Google Scholar adalah produk Google yang dikhususkan untuk koleksi literature akademik. Adapun OCLC WorldCat adalah katalog internasional yang menghimpun semua koleksi perpustakaan ternama seluruh dunia. Sedangkan OpenDoar adalah sebuah Direktor dari Koleksi Open Access dari berbagai institusi diseluruh manca negara.

Pihak Perpustakaan Unsyiah berharap, dengan adanya kontribusi dari hasil karya intelektual para civitas akademika Unsyiah ini dapat berguna dan menaikkan presence serta visibility Unsyiah ke masyarakat global. [Pw]

 

Editor: Putri Wahyuni.

Share This:

Kunjungi UNAIR dan UBAYA, Perpustakaan Unsyiah Kenalkan Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa

10/11/2015 at 17:25

iUnair

Librisyiana, Surabaya – Kepala Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr. Taufiq Abdul Gani bersama staf IT Arif Hidayat, berkunjung ke Perpustakaan mitra yaitu Perpustakaan Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Surabaya (UBAYA) (9/10). Kunjungan ini disambut oleh Direktur Perpustakaan Elieser Tarigan, SSi., M.Eng., Ph.D dan Kepala Perpustakaan UNAIR Dr. I Made, M.Si, CA yang didampingi oleh para pustakawan dari masing-masing Universitas.

Dalam presentasi yang dilakukan oleh kedua belak pihak, Dr. Taufiq Abdul Gani menjelaskan bahwa saat ini Perpustakaan Unsyiah membuka akses online terhadap koleksi Skripsi/Tesis/Disertasi dan artikel penelitian dosen dan mahasiswa yang dapat diakses melalui  http://etd.unsyiah.ac.id. Penggunaannya tidak terbatas hanya dari kalangan Unsyiah saja, melainkan juga masyarakat umum, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, Arif Hidayat, ST sebagai staf IT Perpustakaan Unsyiah dalam presentasinya juga turut menjelaskan secara lebih teknis bagaimana saat ini situs http://etd.unsyiah.ac.id sudah terindex atau terdaftar di Google Search Engine, Google Scholar, OCLC WorldCat dan OpenDoar. Begitu pun dengan pihak Perpustakaan UBAYA dan UNAIR, dalam presentasinya mereka turut menjelaskan cara pengaksesan koleksi yang  di miliki oleh masing-masing Perpustakaan.

Diakhir presentasi, kedua Perpustakaan  mitra ini merespon positif kunjungan yang berlangsung, “Pengenalan pelayanan yang ada di Perpustakaan Unsyiah memberikan inspirasi bagi kami” terang Amirul Ulum selaku staf pelayanan di Perpustakaan UBAYA. Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Novita Dewi “ kunjungan ini memberikan dampak positif bagi kami khususnya dalam pertukaran informasi dan pengalaman. Kami akan menginformasikan kembali pelayanan tersebut kepada civitas akademika di masing-masing perpustakaan yang kami kelola”, tambahnya selaku staf pelayanan di Perpustakaan UNAIR. [Pw]

 

Editor: Putri Wahyuni.

 

Share This:

Program Perpustakaan Unsyiah Jadi Inspirasi

08/11/2015 at 23:47
Bapak Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng, Sc (Kepala Perpustakaan Unsyiah) saat presentasi pada acara seminar nasional SLIMS Community Meet Up 2015 di Malang, Jawa Timur.

Bapak Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng, Sc (Kepala Perpustakaan Unsyiah) saat melakukan presentasi.

Librisyiana, Malang (Jawa Timur) – Berbagai Program Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjadi inspirasi para peserta seminar nasional SLIMS Community Meet Up 2015 yang berlangsung 7-8 November 2015 di Malang, Jawa Timur.

Luckty Giyan Sukarno dari Badan Perpustakaan Kota Metro Lampung dan Ana Lukman STIT Uluwiyah Mojosari, Jawa Timur tampak begitu terinspirasi dengan program yang dilakukan oleh Perpustakaan Unsyiah seperti Relax and Easy, Shelving Crew, Volunteer, Late Night@unysiah_lib dan peminjaman mandiri. Hal ini disampaikan seusai sesi presentasi dari Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc.

SLIMS Community Meet Up adalah acara tahunan yang mempertemukan komunitas SLIMS, Senayan Developer Community (SDC), dan pemerhati atau pegiat perpustakaan dan open source untuk berbagi pengalaman dan best practices, serta berdiskusi mengenai pengembangan dan rencana kegiatan SLIMS dalam rangka membangun dunia perpustakaan yang lebih maju dan profesional.

Setelah sukses menggelar SLIMS Community Meet Up berturut-turut sejak tahun 2012 dimulai dari kota Yogyakarta, Bogor, dan Semarang, kini komunitas SLIMS kembali menggelar acara serupa di tahun 2015 dengan kota Malang sebagai tuan rumah. [Pw]

 

Editor: Putri Wahyuni.

Screenshot from 2015-11-09 05:05:22

12191037_10208551947455240_1423019519318838135_n

Share This:

Kepala Perpustakaan Unsyiah Jadi Narasumber di SLiMS Commeet 2015

08/11/2015 at 22:53

IMG_9216     IMG_9231

Librisyiana, Malang (Jawa Timur) - Kepala Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr.Taufiq Abdul Gani, S.Kom,.M.Eng.,Sc menjadi salah satu narasumber pada seminar nasional SLIMS Community Meet Up 2015 yang diselenggarakan dikampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2015) lalu.

Dalam seminar nasional yang  mengungsung tema “inovasi dan kreatifitas pustakawan melalui FOSS (Free Open Source Software) berlangsung dari tanggal 7-8 November 2015 ini diikuti oleh seluruh pustakawan dan pengelola perpustakaan, perwakilan komunitas SLiMS daerah serta pegiat SLiMS.

Dalam materinya, Bapak Taufiq Abdul Gani memaparkan tentang progres penggunaan SLiMS yang ada di Perpustakaan Universitas Syiah Kuala untuk membantu menaikkan visibilitas universitas tersebut di internet. “SLiMS adalah perangkat lunak sistem informasi perpustakaan yang digunakan oleh UPT perpustakaan Unsyiah sejak tahun 2013 dalam menunjang operasional dan pelayanannya”, kata Taufiq.

Sementara itu, Arif Hidayat, ST salah seorang staf IT Perpustakaan Unsyiah yang tampil pada sesi yang berbeda turut memberikan materi tentang pemanfaatan Google analytic dan Webmastertool di Perpustakaan Unsyiah.

Kegiatan Slims Commet 2015 yang diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang minat dan profesi ini dirangkai dengan launching Slims 8 Akasia, Seminar nasional dan lokakarya dengan beragam topik menarik sekaligus sosialisasi Indonesia One oleh penggagasnya yaitu Ismail Fahmi. [Pw]

 

Editor: Putri Wahyuni.

 

Share This:

Perpustakan Unsyiah Layani Peminjaman Ruangan

05/11/2015 at 20:29

12007000_10208227665708399_709981382_oLibrisyiana, Darussalam – Kini Perpustakaan Unsyiah tidak hanya melayani peminjaman buku, tetapi juga melayani peminjaman ruangan bagi pemustaka yang ingin melakukan kegiatan akademik.

Walau baru berjalan beberapa bulan, layanan ini sudah banyak peminatnya. “Tercatat sudah ada 64 kali peminjaman” terang Razali selaku petugas Perpustakaan di bagian pelayanan. “Bahkan ada yang memesan tempat jauh-jauh hari” lanjutnya lagi.

Untuk melakukan peminjaman, layanan yang berlaku bagi kelompok atau organisasi ini tidak memerlukan proses yang panjang. Pemustaka hanya perlu menyiapkan surat peminjaman yang kemudian dihantarkan ke bagian pelayanan yang berada di  lantai 1 Perpustakaan. Selain itu, layanan ini juga tidak dikenakan biaya alias gratis bagi mahasiswa Unsyiah.

Walaupun dipakai secara gratis, petugas perpustakaan mengharapkan agar peminjam menjaga ruangan. “Kalau bisa peminjam menjaga kebersihan ruangan juga, ini demi kenyamanan kita bersama” kata Razali. [MM]

Share This:

Perpustakaan Unsyiah Presentasikan Produk Unggulannya di KPDI-8 IPB, Bogor

05/11/2015 at 04:10

IMG_8517Arif Hidayat, staf Perpustakaan Unsyiah mendapatkan undangan dari Konferensi Perpustakaan Digital ke-8, 3 sd 5 November di IPB, Bogor untuk mempresentasikan Tulisan Karya Ilmiahnya berjudul “Pengamanan Open Acess ETD Unsyiah Terhadap Plagiarsime”. Tulisan ini merupakan hasil pengalaman Perpustakaan Unsyiah sejak tahun 2013 dalam mengembangkan aplikasi Skripsi, Thesis dan Disertasi Online yang dapat diakses di http://etd.unsyiah.ac.id. ETD ini saat ini juga menjadi produk unggulan untuk pencapaian VISI 2018 Perpustakaan Unsyiah yaitu “Terkemuka dan Berdaya Saing di Asia Tenggara”
Presentasi ini cukup mendapat respond dari peserta konferensi, terlihat dari 4 pertanyaan yang diajukan dalam tanya jawab. Hal ini disebabkan karena masalah pengelolaan Repository Skripsi/Thesis/Disertasi Online adalah tugas penting bagi Perpustakaan Perguruan Tinggi. ETD Unsyiah memiliki keistimewaan pada fasilitas membaca online tetapi punya pencegahan terhadap copy-paste dan print yang merupakan pintu masuk untuk melakukan plagiarsm. ETD saat ini sudah terindex di Google Scholar, OCLC WorldCat dan terdaftar di OpenDoar, yaitu Direktori Repositori Open Access seluruh dunia.
IMG_8585 IMG_8581

Share This:

Pengunjung Kaget Melihat Meja Locker Tanpa Petugas

04/11/2015 at 22:50
Pengunjung Tampak Kaget Saat Melihat Meja Locker Tanpa Penjaga

Pengunjung Tampak Kaget Saat Melihat Meja Locker Tanpa Penjaga

Peraturan Check In Perpustakaan Unsyiah - Membolehkan Membawa Masuk Tas Ke Dalam Perpustakaan.

Peraturan Check In Perpustakaan Unsyiah – Membolehkan Membawa Masuk Tas Ke Dalam Perpustakaan.

Librisyiana, Darussalam –  Peraturan baru yang masih diuji coba terkait diperbolehkannya masuk tas ke dalam Perpustakaan sepertinya belum diketahui secara menyeluruh oleh pengunjung. Berdasarkan pantauan Librisyiana (4/10), masih ada beberapa pengunjung yang terlihat kaget ketika melihat meja locker kosong tanpa petugas.

Sejak 2 November lalu, uji coba untuk membawa masuk tas ke dalam Perpustakaan diperpanjang menjadi Senin s/d Jumat hingga pukul 17.00 WIB. Informasi ini turut disosialisasikan melalui flyer yang terdapat di Check-In, ruangan masuk locker, media sosial hingga website resmi Perpustakaan. Walau demikian masih terlihat ada beberapa mahasiswa yang belum mengetahui hal tersebut.

“Kami nggak tau kalau peraturannya sudah diperpanjang. Gak liat informasi sih..”, ungkap Lisa salah satu mahasiswa Unsyiah yang terlihat malu saat diwawancarai. [ARP]

Share This:

© 2014 UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala
Powered by Wordpress