Popular Tags:

UPT. Perpustakaan Penuhi Keinginan Pengunjung

31/10/2015 at 22:07

Librisyiana, Darussalam – Sebagai wujud untuk terus memberikan pelayanan prima dan memenuhi keinginan pengunjung yang sudah berpartisipasi dalam survei tingkat kepuasan, UPT. Perpustakaan  Unsyiah kini menyediakan berbagai macam layanan koneksi internet (26/10). Layanan koneksi yang disediakan antara lain meliputi wifi.id, Indihome dan LAN (Local Area Network).

Hal ini turut dibenarkan oleh Dr. Taufik Abdul Gani, M.Kom., M.Eng, Sc selaku Kepala UPT. Perpustakaan Unsyiah dalam wawancara langsungnya kepada Librisyiana, “Untuk wifi.id segera diaplikasikan, sedangkan indihome sudah dapat digunakan. Indihome tidak berbayar dan diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin mengakses situs seperti Youtube dan Facebook, sedangkan untuk menggunakan wifi.id pengunjung harus membeli voucher wifi.id”, jelasnya.

Sementara itu untuk pencarian seperti jurnal, pihak perpustakaan juga menyediakan wifi internet Unsyiah  dengan sistem radius, dan hanya dapat diakses oleh anggota perpustakaan aktif saja. Selain itu, kabel LAN yang terdapat di lantai dua Perpustakaan kini dapat diakses sekitar 40 titik dalam ruang lingkup gedung Perpustakaan dengan menggunakan laptop pribadi pengunjung.

Dan untuk tetap menjaga keamanan dan kesopanan pengunjung, ruang baca yang sebelumnya tidak terkawal kini telah dipasangi kamera CCTV. Sehingga rekaman video yang tertangkap kamera akan tersimpan secara otomatis dan dapat langsung pantau secara online. [OUD]

Share This:

140 Tanggapan Diterima UPT. Perpustakaan Unsyiah Dalam Survei Tingkat Kepuasan Pengunjung

31/10/2015 at 21:48

Librisyiana, Darussalam -  Sebanyak 140 tanggapan pengunjung terdata melalui program survei tingkat kepuasan pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah di sepanjang bulan Oktober 2015. Sebagai salah satu program penunjang menuju perpustakaan yang lebih baik, tanggapan yang sudah terdata ini akan menjadi indikator dalam proses pembenahan berkelanjutan di UPT. Perpustkaan Unsyiah.

Melalui link http://goo.gl/forms/vjKxRUUYfp pihak perpustakaan berharap kepada semua civitas akademika Unsyiah untuk dapat memberikan respon, tanggapan, kritik dan saran terhadap Perpustakaan Unsyiah. Di dalam kuesioner yang disajikan, para responden akan mendapatkan beberapa pertanyaan berkenaan dengan Perpustakaan, seperti penilaiaan terhadap koleksi elektronik, koleksi cetak, sarana (meja/kursi/ruangan), serta berbagai pelayanan dan fasilitas-fasilitas lain yang ada di Perpustakaan.

Dari hasil data yang didapatkan, terdapat berbagai kesan dari para responden selama bulan Oktober 2015. Keluhan pengunjung mengenai jaringan internet yang masih belum memadai merupakan persoalan yang banyak disampaikan oleh para responden dalam program survei tingkat kepuasan. Di sisi lain, sepanjang bulan Oktober ini pengunjung sangat menikmati fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pihak perpustakaan seperti buku, meja, dan fasilitas ruangan.

Untuk mengetahui data hasil dari survei tingkat kepuasan pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah sepanjang bulan Oktober ini dapat dilihat melalui link:

https://docs.google.com/a/unsyiah.ac.id/forms/d/1yDsi4jr2UXMeUMCZJQ67VJOpCKzobAQ1Hf0x2Dd3G4M/viewanalytics#start=publishanalytics . [Oz]

Share This:

Hujan Tak Surutkan Niat Pengunjung Ke Perpustakaan Unsyiah

29/10/2015 at 13:24

Pengunjung Tetap Ramai Walau Musim Penghujan

Pengunjung Tetap Ramai Walau Musim Penghujan

Librisyiana, Darussalam – Cuaca dingin disertai hujan yang datang beberapa hari belakangan ini tidak membuat Perpustakaan unsyiah sepi pengunjung, malah pengunjung semakin ramai dibanding hari biasanya. Hal ini terlihat dari ramainya kendaraan yang berjejer rapi di area parkiran, loker yang penuh, hingga tempat duduk yang hampir tidak ada yang kosong (29/10).

Berbeda dengan tahun lalu ketika musim penghujan datang yang membuat jumlah pengunjung turun drastis. Sekarang ini pengunjung terlihat semakin betah ke Perpustakaan Unsyiah. Tercatat bulan Oktober ini sudah 44325 pengunjung Perpustakaan.

Etyana salah seorang pustakawan yang bertugas di bagian sirkulasi juga mengiyakan hal ini, “ Berbeda dengan tahun lalu perpustakaan sekarang lebih ramai pengunjungnya” ungkapnya. “Banyak juga mahasiswa yang belum pernah berkunjung ke Pepustakaan Unsyiah ini terkesima dengan perpustakaan yang sekarang”, lanjutnya lagi.

Fasilitas yang memadai membuat mahasiswa betah berlama-lama di Perpustakaan, “Di Perpustakaan Unsyiah belajar lebih nyaman, dan tidak berisik, fasilitasnya juga memadai, mulai dari buku, wifi , hingga fasilitas lainnya, berbeda ketika di rumah” tutur Irhamsyah, salah seorang pengunjung yang juga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Unsyiah.

Share This:

Perpustakaan Unsyiah terapkan Risk-based Thinking dalam Pengelolaan Pelayanan

28/10/2015 at 09:47


risk-managementP
ertambahan jumlah pengunjung dan transaksi peminjaman yang sangat signifikan merupakan tantangan baru bagi Perpustakaan Unsyiah untuk selalu dapat memberikan Pelayanan Prima. Tantangan tersebut harus disikapi dengan pengendalian dan pemantauan secara terus menerus terhadap proses operasional dan pelayanan.

Sebagai organisasi yang mengadopsi Sistem Penjaminan Mutu 9001 yang menganut pendekatan Risk-based Thinking, Perpustakaan Unsyiah sejak bulan Agustus 2015 sudah mulai mengarahkan semua Pustakawan dan Staf untuk melakukan Analisa Risiko dalam pengendalian dan pemantauan operasional dan pelayanan. Risiko ini terdiri dari faktor-faktor yang berpotensi (rendah atau tinggi) mengganggu pencapaian operasional dan pelayanan prima perpustakaan. Dengan diketahui tingkat risiko, pustakawan dan staf  diharapkan akan lebih reaktif dalam menghadapi sesuatu yang mengancam tercapainya pelayanan prima.

Sebagai implementasi,  Perpustakaan sudah membentuk Tim Manajemen Risiko Perpustakaan Unsyiah yang diketuai oleh Bapak Baihaqi S.IP. Tim ini sudah melalukukan inventarisir dan analisa terhadap semua Risiko pada proses dan job-description staf Perpustakaan Unsyiah. Tim ini sudah bekerja dan memberikan rekomendasi terhadap proses pelayanan dalam hal risiko. Sejauh ini, risiko yang terbesar yang dapat menggangu citra perpustakan unsyiah dalam pelayanan adalah masalah penitipan tas, peminjaman locker, pengembalian buku dan gangguan air bersih.

Perpustakaan Unsyiah mengantisipasi risiko diatas dengan perubahan sistem dan pengendalian yang lebih. Sejauh ini perpustakaan sudah merevisi tata cara penitipan tas, penomoran loker dan pemantauan buku yang dibawa masuk dan dikembalikan. Gangguan air bersih sering terjadi karena ganguan suplai PDAM, pemantauan harus lebih sering dilakukan dan bertindak cepat memanggil mobil tanki.

Share This:

Sebagai Program Uji Coba, Pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah Diperbolehkan Membawa Masuk Tas

20/10/2015 at 14:30

Para Pengunjung Mengantri Untuk Pemeriksaan Tas

Libriana Post, Darussalam – Melihat kapasitas loker penyimpanan barang yang tidak mencukupi diakibatkan oleh meningkatnya pengunjung, Senin (19/10/15) lalu, UPT. Perpustakaan Unsyiah melakukan program uji coba dengan memperbolehkan para pengunjung masuk dengan membawa tas. Program uji coba yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu ini direncanakan akan terus berlangsung hingga dua bulan kedepan, dan akan menjadi suatu pelaksanaan total apabila tidak terjadi kendala selama pelaksanaan.

Untuk tahap awal, program ini direncanakan hanya terlaksana dari pagi hingga sore hari saja. Selain itu, juga dilakukan pula pemeriksaan tas para pengunjung oleh pustakawan guna menstabilkan sistem keamanan di perpustakaan. “Uji coba ini dilaksanakan untuk melihat respon kenyamanan pengunjung dari segi pemeriksaan tas”, ungkap Charlis, salah seorang pustakawan UPT. Perpustakaan Unsyiah.

Program baru tersebut juga dirasakan pengaruhnya oleh beberapa petugas perpustakaan. Dengan adanya uji coba ini para petugas menjadi lebih terbantu terutama pada bagian loker penyimpanan barang. Hal ini mengingat sering bertumpuknya tas para pengunjung sehingga petugas sering kewalahan dalam mengatur dan menjaga.

Kenyamanan dari program uji coba tersebut juga dirasakan oleh Ahmad Ghufran selaku pengunjung perpustakaan. “Program uji coba yang dilakukan oleh pihak perpustakaan Unsyiah hari ini sangat membuat saya nyaman, mengingat saya dapat menjaga barang saya sendiri dan mudah membawa barang yang lebih banyak ketika masuk” tuturnya.(Oz)

Share This:

Perpustakaan Unsyiah uji coba aturan boleh bawa masuk tas

14/10/2015 at 08:01

wATCHdOGDalam evaluasi yang dilakukan oleh Tim Watch-Dog Pelayanan Prima, ibu Putri Wahyuni dan Pustakawan Perpustakaan Unsyiah didapati bahwa counter penitipan tas adalah salah satu titik yang memiliki resiko tinggi penurunan kwalitas pelayanan. Kepala UPT. Perpustakaan Dr. Taufiq Abdul Gani mengakui akan kelemahan ini. Saat ini locker sudah tidak mencukupi lagi karena peningkatan pengunjung. Antrian untuk mendapatkan dan mengembalikan kunci locker cukup panjang sehingga cukup menyita waktu. Dalam jangka pendek, solusi masalah ini berupa penambahan locker baru agak susah dilakukan karena ruang locker juga sudah maksimal, tidak mungkin menampung locker tambahan, disamping anggaran yang tersedia.

Perpustakaan Unsyiah memutuskan untuk melakukan uji-coba aturan membolehkan membawa masuk tas ke dalam Perpustakaan. Ujicoba akan dilaksanakan seminggu 2 kali selama 2 bulan, mulai Senin 19 Oktober 2015. Perpustakaan sudah menyiapkan tata-cara atau aturan yang harus dipatuhi oleh petugas atau pengunjung, sbb:

Setting Ruangan pada saat uji-coba:

  1. Pelayanan Locker ditiadakan
  2. Counter check-in tetap seperti biasa
  3. Pada pintu arah masuk ditempatkan meja dan petugas
  4. Pada pintu (security gate) arah keluar ditempatkan meja dan petugas

 

Tata-cara pengunjung masuk dan petugas melayani adalah sbb:

  1. Pengunjung wajib check-in jika melintasi counter check-in
  2. Pengunjung wajib antri untuk pemeriksaan barang bawaan masuk.
  3. Pengunjung wajib memperlihatkan semua buku cetak yang dibawa masuk kepada petugas
  4. Pengunjung wajib memberitahukan yang mana buku pribadi atau berasal dari perpustakaan lain, dan yang mana punya perpustakaan unsyiah bersatatus dalam peminjaman
  5. Petugas wajib meneliti kebenaran koleksi yang diperlihatkan pada point diatas
  6. Khusus koleksi Perpustakaan Unsyiah harus dikembalikan terlebih dahulu di counter sirkulasi, setelah itu baru boleh dibawa ke ruang baca. Dilarang membawa koleksi Perpustakaan Unsyiah berstatus dalam peminjaman ke Rak.
  7. Petugas wajib meneliti bahan makanan yang dibawa masuk, hanya bahan makanan yang boleh dikonsumsi di Perpustakaan saja yang boleh bawa masuk. Yang tidak boleh adalah makanan beraroma, berminyak, berkuah seperti durian, makanan ber-saus yang beraroma (mie aceh, mie instan), kopi dll.

Tata-cara pengunjung keluar dan petugas melayani adalah sbb:

  1. Pengunjung wajib antri untuk pemeriksaan barang bawaan keluar
  2. Pengunjung wajib memperlihatkan semua buku cetak yang dibawa keluar kepada Petugas
  3. Pengunjung wajib memberitahukan yang mana buku pribadi atau berasal dari perpustakaan lain, dan yang mana punya Perpustakaan Unsyiah bersatatus sudah dipinjam dan slip Peminjaman
  4. Petugas wajib meneliti kebenaran koleksi yang diperlihatkan pada point diatas.
  5. Petugas melakukan pengecekan terhadap label buku, stempel, security tag dalam keadaan baik tidak terhapus, sobek atau cacat. Jika keadaan tidak baik tidak boleh dikembalikan, peminjaman dibatalkan.
  6. Petugas melakukan pencocokan no inventaris buku dan judul tertulis di koleksi dengan slip peminjaman. Hanya yang cocok dan sama yang boleh keluar pustaka, jika tidak peminjaman dibatalkan.

Aturan umum dan etika Petugas:

  1. Petugas harus tetap bersikap ramah
  2. Petugas harus menjaga Privacy pengunjung dengan:
    • Tidak menanyakan atau mencatat nama, no-hp pengunjung
    • Tidak memasukkan tangan ke dalam tas pengunjung,
    • Tidak menyentuh barang bawaan pengunjung kecuali koleksi untuk pemeriksaan no inventaris, label, dan security tag
    • Tidak mengajukan pertanyaan tentang barang selain koleksi (buku)
    • Hanya berfokus utama pada koleksi yang dibawa masuk dan keluar.

Selama uji-coba Staf Penjaminan Mutu beserta Tim Watch Dog Pelayanan Prima akan melakukan Pemantauan dan Survey Kepuasan Pengguna

Share This:

Perpustakaan Unsyiah digandrungi, indikator kinerja meningkat

13/10/2015 at 17:37

Memasuki pertengahan semester genap 2015/2016, UPT Perpustakaan Unsyiah terlihat semakin digandrungi oleh mahasiswa Unsyiah. Peningkatan minat mahasiswa secara nyata dapat diamati dari parkiran sepeda motor yang selalu penuh dari jam 08.45 pagi sampai jam 23 malam.
Secara statistika peningkatan ini terlihat juga dari 5 variabel indikator kinerja utamanya yaitu jumlah judul dan eksemplar buku yang dipinjam dan yang pernah dipinjam (unik), serta jumlah anggota yang pernah meminjam (unik), seperti tabel dibawah ini. Kolom 2015* masih angka sementara sampai 12 Oktober 2015.

progress

Walau tahun ini masih bersisa 2.5 bulan lagi, ke lima indikator kinerja pada saat ini sudah berhasil melampaui nilai pada keempat tahun sebelumnya, untuk buku yang dipinjam, dalam judul dan eksemplar, masing masing sudah lebih baik 91.69% dan 70.06% dibandingkan tahun 2012. Angka ini juga lebih baik dari tahun 2014 lalu. Pemanfaatan koleksi juga terlihat semakin optimal, dimana buku yang dipinjam semakin beragam, bukan yang itu-itu saja. Ini terlihat pada jumlah buku secara unik, dimana sampai sekarang ini meningkat 62.62% dan 45.84% dibanding tahun 2012 dari sisi jumlah judul dan eksemplar. Angka ini juga lebih baik dari tahun 2014 lalu. Yang lebih menggembirakan adalah jumlah anggota yang pernah meminjam, saat ini naik 70.32% dari tahun 2012 dan 19.10% dari tahun 2014.
Angka-angka diatas menunjukkan minat dan pemanfaatan terhadap pelayanan perpustakaan dikalangan mahasiswa Unsyiah meningkat signifikan. Peningkatan ini disebabkan oleh perbaikan fasilitas sarana dan prasarana, penambahan koleksi, promosi dan pendidikan pengguna dan kualias pelayanan yang diberikan.

Share This:

Musik Akustik dan Sulap Pukau Pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah

08/10/2015 at 15:50

 

Vina dan Said Saat Memainkan Alat Musik

Kolaborasi musik akustik oleh Vina dan Said  

Wawan Saat Melakukan Atraksi Sulap

Wawan Saat Melakukan Atraksi Sulap

Libriana Post, Darussalam – Penampilan intrumental musik akustik dan pertunjukan sulap berhasil memukau pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah, Rabu, 7 Oktober 2015. Dalam acara rutin yang diadakan oleh UPT. Perpustakaan Unsyiah, Relax and Easy, mahasiswa yang kali ini mewakili Jurusan Ekonomi Akutansi dan Jurusan Olahraga pun unjuk kemampuan.

Acara yang berlangsung 30 menit ini berhasil menarik perhatian pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah. Vina dan Said yang merupakan perwakilan mahasiswa Jurusan Ekonomi Akutansi berhasil menarik perhatian pengunjung dengan kolaborasi alat musik biola dan gitar yang mereka mainkan. Dengan membawakan lagu Daylight oleh Marron 5 yang telah di arasemen ulang, pengunjung terlihat menikmati alunan musik. Tidak hanya itu, acara Relax and Easy juga di meriahkan oleh Wawan, mahasiswa Jurusan Olahraga yang berhasil menarik perhatian pengunjung dan gemuruh tepuk tangan karena kecepatan tangannya dalam memainkan sulap.

Dengan adanya acara rutin Relax and Easy ini, UPT. Perpustakaan mengharapkan dapat memunculkan talenta-talenta dari para pengunjung khususnya dibidang seni, tidak hanya mahasiswa tetapi juga dari para civitas akademika Unsyiah lainnya. (ARP)

Share This:

Peraturan Baru “Check In” pada UPT Perpustakaan Unsyiah

08/10/2015 at 14:54

Check inDalam upaya peningkatan layanan kepada seluruh civitas akademika Unsyiah, UPT Perpustakaan Unsyiah terus berbenah untuk memberikan pelayanan yang prima kepada pemustakanya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pelayanan check in yang telah berjalan lancar selama ini, dengan menggunakan Kartu tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Anggota Perpustakaan (KTA), setiap mahasiswa dapat langsung melakukan scan barcode (scanning) KTM atau KTA sebelum masuk ke perpustakaan pada counter check in.

Untuk terus dapat memberikan pelayanan prima, UPT Perpustakaan Unsyiah kembali mengeluarkan kebijakan baru bagi pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan, kebijakan tersebut diambil berdasarkan keputusan rapat antar staf dan pimpinan Perpustakaan. Kebijakan tersebut adalah setiap civitas akademika Unsyiah yang ingin masuk ke Perpustakaan diwajibkan untuk memperlihatkan tanda pengenal berupa KTM, sedangkan bagi mahasiswa baru yang belum mendapatkan KTM tersebut dapat menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa Sementara (KTMS) kepada petugas pada counter check in. Namun bagi mahasiswa yang kehilangan KTM dapat menunjukkan Surat Keterangan Hilang (SKH) yang dikeluarkan oleh Dekan dari masing-masing fakultas.

Sedangkan bagi para tamu diwajibkan untuk memperlihatkan tanda pengenal berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang dikeluarkan dari masing-masing Perguruan Tinggi/kampus. Para tamu juga diwajibkan mengenakan Tanda Pengenal Tamu (badge) yang telah disediakan oleh perpustakaan.

“Apabila pemustaka tidak dapat menunjukkan tanda pengenal kepada para petugas maka pemustaka tersebut tidak diperkenankan masuk ke perpustakaan, hal ini bertujuan untuk mendisiplinkan mahasiswa Unsyiah agar selalu membawa KTM sebagai identitas diri selaku civitas akademika Unsyiah dan juga menertibkan para pemustaka dari luar” ,ungkap Dr.Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc selaku kepala UPT Perpustakaan Unsyiah. (RI)

Share This:

Demi Kebutuhan Pengunjung, UPT. Perpustakaan Unsyiah Usulkan Penambahan Fasilitas

07/10/2015 at 16:03

Libriana Post, Darussalam – Pihak UPT. Perpustakaan Unsyiah siap mengantisipasi dan melakukan pengusulan penambahan beberapa fasilitas perpustakaan kepada pihak rektorat dalam waktu dekat ini. Penambahan fasilitas ini dikarenakan jumlah dan kebutuhan pengunjung yang semakin bertambah.

Penambahan fasilitas yang segera diusulkan antara lain berupa pengadaan barang-barang perpustakaan seperti kursi, ruang diksusi, serta berbagai koleksi buku. Pengusulan fasilitas dan pengadaan barang ini telah disampaikan oleh Kepala UPT. Perpustakaan Dr.Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc kepada Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng saat kunjungan pihak rektorat Jumat lalu (02/10/15).

“Dalam waktu dekat ini banyak mahasiswa yang akan melakukan berbagai praktikum laboratorium di setiap jurusannya, melihat hal ini saya dapat memprediksikan jumlah pengunjung dari kalangan mahasiswa akan bertambah, dan kita harus sesegera mungkin antisipasi dan melakukan penambahan fasilitas serta pengadaan barang seperti kursi, ruang diskusi dan koleksi buku-buku”, ungkap Taufiq.

Sebelumnya, pihak perpustakaan juga telah melakukan beberapa penambahan fasilitas di area perpustakaan. Diantaranya adalah penyediaan arus listrik cadangan yang siap menyala, hingga penambahan berbagai koleksi buku permintaan pengunjung sejak awal semester.

Untuk mengajukan penambahan buku, UPT. Perpustakaan memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa untuk mengusulkan buku yang akan dibeli dengan mengisi formulir yang tersedia di laman http://uilis.unsyiah.ac.id/.(Oz)

Share This:

© 2014 UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala
Powered by Wordpress