Popular Tags:

Tingkatkan Pengetahuan Pustakawan, UPT. Perpustakaan Unsyiah Adakan Pelatihan Analisis Subjek

07/10/2015 at 15:47
Bapak Suherman, M.Ec Sedang Memberikan Materi Analisis Subjek

    Bapak Suherman, M.Ec Saat Sedang Memberikan Materi Analisis Subjek Kepada Para Pustakawan.

Libriana Post, Darussalam – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam melakukan pengolahan dan pengelolaan buku, UPT. Perpustakaan Unsyiah mengadakan pelatihan kepada para pustakawan. Pelatihan yang diadakan pada 5 Oktober 2015 ini diikuti oleh 25 orang pustakawan yang umumnya merupakan staf bagian pengolahan buku.

Pelatihan yang berlangsung selama setengah hari ini menghadirkan Suherman, M.Ec sebagai narasumber. Berprofesi sebagai dosen UIN. Ar-Raniry Banda Aceh dan telah lama bergelut dibidang perpustakaan, beliau memberikan materi mengenai analisis subjek kepada para pustakawan dengan langsung mempraktikan proses dan tahapan analisis subjek tersebut.

Analisis subjek merupakan kegiatan atau proses dalam menentukan subjek dalam sebuah buku yang ada di perpustakaan. Proses analisis subjek terhadap buku tersebut berfungsi agar tidak terjadi kesalahan dalam mengklasifikasi dan mengelompokkan buku ke dalam berbagai kajian ilmu yang sesuai dengan isi buku. Dalam pelatihan ini juga dipaparkan lebih mendalam mengenai langkah-langkah yang dilakukan dalam proses analisis subjek.

Selain buku, terdapat juga berbagai karya ilmiah, seperti skripsi, tesis, dan jurnal yang menjadi contoh pembahasan dalam pelatihan. Dengan adanya pelatihan ini, para pustakawan diharapkan terbantu dan lebih memahami dalam menganalisis subjek mengenai berbagai bahan bacaaan yang terdapat di perpustakaan sebelum melakukan proses klasifikasi

“Pelatihan analisis subjek secara teori dan praktik ini sangat meningkatkan pengetahuan kami sebagai para pustakawan dalam menganalisis dan mentukan isi atau subjek buku sebelum melakukan pengkodean terhadap buku-buku”, tutur Huriah, salah seorang pustakawan yang mengikuti pelatihan. (Oz)

Share This:

UPT. Perpustakaan Unsyiah Sediakan Ruangan Tenis Meja Bagi Pengunjung

07/10/2015 at 15:19

Mahasiswa Unsyiah Sedang Menggunakan Fasilitas Tenis Meja di UPT. Perpustakaan Unsyiah Pada Malam Hari.

Libriana Post, Darussalam – Selain menyediakan fasilitas belajar mengajar, UPT. Perpustakaan kini juga menyediakan fasilitas olahraga.

Fasilitas olahraga berupa tenis meja yang berada di lantai satu gedung perpustakaan ini dapat digunakan oleh seluruh pengunjung perpustakaan. Hanya dengan melapor ke bagian sirkulasi, pengunjung sudah dapat menggunakan fasilitas tersebut.

Setelah sebelumnya UPT. Perpustakaan Unsyiah berhasil mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008, kenyamanan dan kepuasan pengunjung selalu menjadi bagian dari prioritas utama pihak perpustakaan. [OUD]

Share This:

Perpustakan Unsyiah Cetak Sejarah Baru dalam Peminjaman Buku

07/10/2015 at 14:40

Statistik Peminjaman Buku

Libriana PostDarussalam - September adalah bulan yang penuh prestasi bagi UPT. Perpustakaan Unsyiah. Hal ini terlihat dari meningkatnya transaksi peminjaman buku yang mengalami kenaikan 64,5% atau 10.108 dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 6.145 peminjaman.

Hal ini turut dinyatakan oleh kepala UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr.Taufiq Abdul Gani, S.Kom., M.Eng.Sc dalam postingan akun pribadi Facebook nya pada Kamis, 01 Oktober 2015 pukul 7:05 WIB lalu.

“Selamat datang Oktober, saatnya evaluasi. Luar biasa transaksi peminjaman bulan September 2015, total berjumlah 10.108, yang terbesar dalam sejarah perpustakaan unsyiah, dimana rekor sebelumnya adalah 6.145, so kenaikan 64.5% …. say WOW !!!! (recorded by SLIMS)” tulisnya.

Selain itu, jumlah anggota perpustakaan yang telah terdaftar juga mengalami peningkatan mencapai 3.246 dari 2.329 dibandingkan September 2014 tahun lalu. Artinya, ada kenaikan sebesar 39.4 % selama kurun waktu satu tahun terakhir. [OUD]

Share This:

Pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah membludak hingga ribuan orang

02/10/2015 at 17:35

 

Statistik Pengunjung 2015

Statistik Pengunjung

LibrianaPost – Darussalam, jumlah pengunjung yang datang ke UPT. Perpustakaan Unsyiah mencapai ribuan orang, Jumat (02/10/2015). Menurut data statistik yang tercatat mulai awal bulan September lalu, terdapat 2000 orang pengunjung yang datang ke UPT. Perpustakaan Unsyiah di setiap harinya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala UPT. Perpustakaan Taufiq Abdul Gani kepada Rektor Universitas Syiah Kuala yang melakukan kunjungan ke perpustakaan pagi hari ini. “Pak, mulai bulan September ini, pengunjung yang terdapat di perpustakaan Unsyiah sudah mencapai 2000 orang perharinya”, Ungkap Taufiq.
Melihat jumlah pengunjung yang semakin bertambah, pihak perpustakaan sudah mengantisipasi terhadap beberapa fasilitas yang terdapat di perpustakaan Unsyiah saat ini.
Perihal antisipasi tersebut juga telah disampaikan kepada pihak rektorat seperti penyediaan jumlah kursi, fasilitas ruang diskusi, dan beberapa koleksi-koleksi lainnya.
Menurut hasil pantauan tim di lapangan, tercatat pada 1 Oktober 2015 pengunjung UPT. Perpustakaan Unsyiah sudah mencapai angka 2.461 orang pemustaka. “Ini merupakan rekor baru jumlah pengunjung yang datang ke perpustakaan”, tutur Taufiq. Pihak perpustakaan juga optimis bahwa jumlah pengunjung akan terus bertambah hingga mencapai 2500 orang perharinya, mengingat banyaknya kebutuhan mahasiswa dalam mengkonsumsi buku-buku yang terdapat di UPT. Perpustakaan Unsyiah. Koleksi buku tersebut dapat dicari lewat Portal Aplikasi Perpustakaan Unsyiah http://uilis.unsyiah.ac.id/   (Oz)

Share This:

Program Pengenalan Perpustakaan 2015

27/07/2015 at 09:34

Pengenalan-PustakaJadwal-Pengenal-Pustaka-umb
* Pengenalan perpustakaan dilaksanakan di Gedung UPT. Perpustakaan UNSYIAH

Share This:

Pustaka Unsyiah Siapkan Internal Auditor untuk Sertifikasi ISO 9001:2008

23/04/2015 at 11:55

IMG_0573

Sebagai persiapan menyiapkan diri untuk Sertifikasi ISO 9001:2008, Perpustakaan Unsyiah menyiapkan staf menjadi Internal Auditor. Persiapan ini dilakukan melalui Workshop Internal Audit: Persiapan Sertifikasi ISO 9001:2008 yang dibuka oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. Hizir, pada hari Kamis, 23 April 2015.
Dalam laporannya, Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc mengatakan workshop bertujuan untuk menyiapkan tenaga terampil internal auditor dan menerapkan proses auditor  yang terjadwal di Perpustakan Unsyiah.
Materi workshop ini akan diberikan oleh Ir. Ismail Ramli dari Dinamika Mitra Global Konsultan. Materi diberikan dalam 4 hari yang terdiri dari pengetahuan umum tentang Internal Audit bagi semua staf, pelatihan khusus bagi staf yang ditunjuk sebagai internal auditor. Materi penting lainnya adalah Simulasi Internal Audit dan Tinjuan Manajemen. Evaluasi dari tahapan ini akan menjadi bahan penentuan kapan Perpustakaan Unsyiah melakukan sertifikasi.
Dr.. Hizir mengatakan gembira dengan praktek Kaizen atau Continuing Improvement yang terjadi di Perpustakaan Unsyiah. Hal ini adalah sejalan dengan tahapan Rencana Strategis Unsyiah saat ini yaitu Penguatan Pelayanan. Harapannya berapa pelayanan, kegiatan, kreatifitas baru harus tetap diupayakan berlangsung. Hal ini bisa tercapai jika benar-benar PDCA di Perpustakaan dapat berjalan. Dr. Hizir juga mengatakan hal yang sangat penting sekarang adalah tugas kita untuk mensukseskan Akreditasi Unsyiah (AIPT) yang sebentar lagi akan mendapatkan kunjungan asesor BAN-PT.

Share This:

Dr Yunardi Ajak Pustakawan Untuk Berani Lakukan Perubahan

17/04/2015 at 21:22

IMG_0313Perpustakaan Unsyiah pada hari Jumat, tanggal 17 April mengadakan seminar dengan pembicara tunggal Dr. Yunardi, Atase Pendidikan KBRI di Bangkok Thailand. Presentasi beliau berjudul “Library Beyond Confined Wall” sangat menarik perhatian para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, pustakawan dari Unsyiah, UIN dan PTS sekitar Banda Aceh.
Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengatakan seminar ini diadakan untuk memberikan wawasan bagi pustakawan untuk terus melakukan pembenahan pengelolaan perpustakaan untuk peningkatan pelayanan.
Dalam presentasinya, Dr. Yunardi mengatakan pustakawan saat ini harus berani secara radikal mewujudkan gagasan untuk hal kreatif dan inovatif. Namun perlu diingat perubahan tidak serta merta dapat diterima. Strategi yang bisa ditempuh adalah merangkul komunitas dosen dan mahasiswa yang satu visi sebagai volunteer dalam mewujudkan kreatifitas dan inovasi.
Dari sisi sumber daya yang dikelola, Perpustakaan harus menjadi Pusat Pertukaran Informasi dan Budaya. Perpustakaan harus aktif menjalin networking dengan berbagai macam Pemerintah Daerah dan Negara Sahabat. Apalagi saat ini kita akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN.

 

Share This:

Pustaka Unsyiah Gelar Pameran Buku Karya Dosen Unsyiah

17/04/2015 at 16:17

Perpustakaan Unsyiah mulai Senin tanggal 20 April 2015 menggelar Pameran Buku Karya Dosen Unsyiah selama 1 bulan di Lantai 1 Gedung Perpustakaan. Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengatakan buku-buku tersebut adalah buku yang disumbangkan oleh para Dosen untuk menjadi koleksi Perpustakaan Unsyiah.  Tujuan dari pada pameran ini adalah supaya para pemustaka lebih mudah mendapatkan informasi tentang karya dosennya dan juga sebagai promosi bidang kepakaran dan karya dosen Unsyiah.  Daftar koleksi tersebut bisa dilihat di bawah ini.
Taufiq Abdul Gani menyadari dan percaya masih banyak buku hasil karya dosen Unsyiah tapi belum diserahkan ke Perpustakaan. Oleh karena itu sangat diharapkan kepada yang belum untuk dapat segera menyerahkannya supaya mahasiswa lebih mudah mengetahui dan memanfaatkannya.

Pemeran buku karangan Dosen Tanpa Tabel

 

 

 

 

 

Share This:

Persiapan Sertifikasi ISO 9001:2008 Pustakawan Unsyiah dibekali Dasar Public Relation

15/04/2015 at 06:39

PutriPada hari Selasa, 15 April 2015, Perpustakaan Unsyiah mengadakan acara Pengenalan Public Relation (PR) kepada Pustakawan. Kegiatan yang dibuka oleh bapak Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc sebagai Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah ini adalah dalam rangka persiapan untuk mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008, dan juga peningkatan mutu pelayanan secara umum. Disamping itu beliau juga menegaskan saat ini orang bukan cuma mengharapkan produk dan jasa, tapi lebih dari itu, yaitu hubungan, cerita yang dapat menghasilkan kejutan dan keajaiban setelah menikmati produk dan jasa tersebut.

Ibu Putri Wahyuni S.I.Kom, M.Soc, Dosen Komunikasi FISIP Unsyiah, yang menjadi pembicara tunggal pada kegiatan ini menjelaskan tentang fungsi, tujuan dan ruang lingkup dan alat-alat PR dalam hubungannya dengan Perpustakaan. Ibu Putri juga menekankan pentingnya Pustakawan menguasai teknik komunikasi verbal dan non verbal dalam berhubungan dengan Pemustaka. Dari sisi tata-kelola dan alat-alat PR, Ibu Putri yang sebelumnya adalah alumni Prodi Komunikasi FISIP Unsyiah angkatan 2007 melihat adanya perkembangan pesat dari Perpustakaan Unsyiah dibanding era beliau mahasiswa. Saat ini sudah banyak praktik PR yang diterapkan seperti pemberian award terhadap dosen dan mahasiswa, mahasiswa volunteering, gathering dan penggunaan sosial media untuk informasi. Namun demikian perlu dipikirkan penambahan satu unit khusus dalam Tata Kelola Perpustakaan yang menangani PR termasuk survey kepuasan, pengelolaan house journal dan hubungan media.
Dalam sesi tanya jawab dan diskusi terungkap beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Pustakawan Unsyiah dalam berhubungan dengan Pemustaka yang sebagian besar mahasiswa. Banyak terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi yang seharusnya tidak perlu, yang terkadang menimbulkan persepsi negatif antara kedua pihak. Ibu Putri menjawab hal itu dapat diatasi dengan penguasaan teknik komunikasi verbal dan non verbal disamping juga penyesuaian dengan kondisi setempat. Pustakawan harus jeli melakukan pengamatan kadang ada Pemustaka yang enggan untuk dibantu, ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Namun demikian aturan dan norma harus tetap ditegakkan dengan bahasa dan gerak tubuk yang baik dan sopan.
Satu hal lain yang penting dibahas adalah pengembalian citra dan kepercayaan terhadap Perpustakaan terutama dalam hal penyediaan koleksi yang relevan dengan kurikulum atau buku yang dipergunakan dosen. Ibu Putri menjawab dalam situasi tertentu PR tidak perlu banyak berbicara, tapi tunjukkan bukti dan testimonikan bahwa proses perbaikan sedang berlangsung, Insya Allah image negatif terhadap institusi akan positif kembali.
Para Pustakawan sangat senang dan antusias mengikuti acara ini karena diselingi dengan Game Komunikasi berantai dan hidangan bubur kanji untuk menambah keakraban dan team-work perpustakaan. Tetap semangat menyiapan Sertifikasi ISO 9001:2008

Share This:

Moving Forward: Perpustakaan Unsyiah Mengoperasikan Self Return Station

15/04/2015 at 04:33

Hizir1Mulai hari Selasa 14 April 2015, Perpustakaan Unsyiah mengoperasikan pelayanan baru yaitu Anjungan Pengembalian Mandiri atau dikenal juga dengan Self Return Station. Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc mengatakan operasional peralatan ini adalah sebagai kelengkapan lanjutan dari pengoperasian Anjungan Peminjaman Mandiri (Self Loan Station) yang sudah dilakukan sejak akhir Februari 2015.
Dengan operasional kedua peralatan ini, UPT. Perpustakan Unsyiah sudah mengimplementasikan Teknologi RFID secara penuh, dimana pengembalian koleksi pun dilakukan tanpa dilayani oleh Pustakawan. Cukup meletakkan tumpukan buku yang dipinjam diatas RFID Pad. Semua buku akan terbaca oleh alat tersebut, selanjutnya tanda terima akan terprint dengan sendiri, mahasiswa tinggal mengambilnya.
Muammar Khadafi, ST selaku IT Specialist di Perpustakaan Unsyiah menjelaskan beberapa prosedur yang harus ditempuh oleh pemustaka dalam penggunaan Self Return Station ini adalah sbb:

  • Jika pengembalian normal tanpa denda, setelah mendapatkan bukti pengembalian, maka proses selesai
  • Jika ada keterlambatan atau denda, Pemustaka diharapkan dapat melunasi pada petugas. Self Return Station sudah terhubung dengan database di server dan terbaca berapa denda mahasiswa.
  • Pemustaka yang tidak mau membayar denda, tidak dapat melakuka peminjaman sampai denda tersebut di lunasi.
  • Pemustaka yang tetap tidak membayar denda, tidak akan dapat (terblok) melakukan pengisian KRS diawal semester.

Untuk operasional, Tim IT Perpustakaan sudah melakukan simulasi dan melatih Pustakawan bertugas pada sore hari tanggal 14 April 2015. Simulasi ini disaksikan juga oleh Pembantu Rektor (PR) I Dr. Hizir. Harapan bapak PR I, dengan beroperasinya Pelayanan Mandiri berbasis RFID secara penuh baik pinjam dan kembali buku, pelayanan perpustakaan akan semakin baik, memberikan kemudahan dan daya tarik Pemustaka untuk terus memanfaatkan semua sarana bagi peningkatan mutu akademik Unsyiah.

Share This:

© 2014 UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala
Powered by Wordpress