Peserta Kelas Literasi Periode Januari-April 2017, Kalahkan Periode Januari-Desember 2013

PhotoGrid_1493974456129

Librisyiana, Darussalam- Kelas literasi merupakan salah satu program penting yang ada di perpustakaan Universitas Syiah Kuala. Kelas yang bertujuan untuk membantu dan mengedukasi mahasiswa, khususnya mereka yang di tingkat akhir dalam menemukan referensi tugas akhir mereka dari berbagai sumber. Di awal 4 bulan periode tahun 2017 ini yaitu Januari-April, peserta kelas literasi semakin bertambah yaitu 1.461 mahasiswa. Ini sangat mengembirakan karena dalam waktu 4 bulan peserta sudah melebihi angka seribu. Angka ini malahan menembus jumlah peserta pada tahun 2013, yang mana hanya mampu menginjak angka seribu selama satu tahun. Hal ini sebagaimana yang dilaporkan oleh kepala perpustakaan Unsyiah, Taufiq Abdul Gani.

“Jumlah peserta kelas literasi dalam periode empat bulan ini sangat mengembirakan, yaitu sudah mencapai 1461 mahasiswa. Jumlah ini terbagi atas 368 mahasiswa hukum, 362 mahasiswa Teknik, 238 mahasiswa Ekonomi, 155 mahasiswa MIPA, 145 mahasiswa Kedokteran, 99 mahasiswa Kesokteran Gigi, 45 mahasiswa FKIP, 35 mahasiswa Pertanian, 14 mahasiswa Pascasarjana dan 210 mahasiswa campuran yang datang sendiri tanpa dosen yang mendampingi. Angka ini mengalahkan jumlah peserta pada tahun 2013, saat pertama kali diluncurkannya kelas literasi dimana dalam satu tahun cuma seribuan mahasiswa, sekarang baru 4 bulan sudah bisa mencapai seribuan lebih”, ungkapnya.

“Ada hal lain lagi yang membuat tahun ini istimewa, yaitu dimana pada tahun tahun sebelumnya perpustakaan harus melakukan promosi besar-besaran supaya mahasiswa dan dosen mau berpartisipasi. Namun sekarang sudah terbentuk demand yang tetap, tanpa promosi yang gencar cuma pemberitahuan saja, permintaan atau bookingan kelas literasi informasi tetap berlanjut”, tambahnya.

Ia juga mengatakan, bahwa jika melihat kondisi perpustakaan saat ini memang semakin maju, dengan banyaknya kegiatan-kegiatan yang dimunculkan seperti relax and easy dan Unsyiah Library Fiesta. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri, ada beberapa pertanyaan yang diajukan kepada perpustakaan, mengapa konsep more than just a library yang saat ini sedang diusung oleh pustaka Unsyiah sepintas kelihatannya terlalu berfokus pada seni, co-kurikuler dan mengenyampingkan tupoksi utama yaitu peningkatan literasi civitas. Namun hal ini bisa terjawab dengan fakta bahwa angka statistik peminjaman buku, partisipasi dalam kelas literasi informasi, jumlah pengunduh UILiS App, pengakses SKRIPSI ONLINE menunjukkan trend yang naik. Trend ini membuktikan bahwa, perpustakaan tetap mementingkan peningkatan literasi civitas akademika Unsyiah, namun dengan cara berbeda yaitu dengan memberikan kenyamanan terhadap pengunjung melalui berbagai fasilitas yang ada seperti wifi, ruangan yang sejuk, adanya libricafe, relax and easy, dan lain sebagainya. [Moli]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.