Pustaka Unsyiah Memulai Transformasi ke ISO 9001:2015 dengan Mandiri

Pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2016 yang lalu, Perpustakaan mengadakan In-housed Workshop Audit Internal sebagai persiapan pelaksanaan Siklus Audit Internal Perpustakaan Unsyiah ke 3. Workshop diiukuti oleh 10 orang anggota Tim Audit Internal dengan fasilitator Dr. Taufiq Abdul Gani, International Certified Lead Auditor ISO 9001 dari IRCA, yang juga Ka. Perpustakaan Unsyiah.  Audit Internal ini bertujuan mempersiapkan diri melaksanakan ISO 9001:2015 (versi baru).
Bapak Baihaqi, SIP, selaku management representative ISO 9001 di Perpustakaan Unsyiah mengatakan Audit Internal Siklus 3 ini sangat penting untuk penyempurnaan dan menyesuaikan standar tata-kelola dengan perkembangan terkini yang terjadi di Perpustakaan Unsyiah. “Saat ini ISO sudah mengeluarkan standar penjaminan mutu 9001 versi baru yaitu 2015 menggantikan 2008. Standar terbaru ini sangat bagus untuk kita terapkan di Perpustakaan karena lebih memfokuskan pada Pengendalian Resiko (Risk based) dari pada versi sebelumnya. Kami mendapati banyak sekali Resiko yang dapat terjadi di Perpustakaan Unsyiah, yang menghambat pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran kita” demikian ungkap pak Baihaqi.

Secara lebih detail beliau mengatakan  Perpustakaan telah melakukan analisa terhadap Risk of Universe yang ditemukan dan mencoba merecord setiap incident yang terjadi dalam pelayanan. Akhir-akhir ini didapati adanya kecendrungan naiknya unauthorized visitors dan vandalism yang menuntun internal staf perpustakaan untuk lebih awas dan ketat dalam pengendalian pelayanan. Jadi implementasi ISO 9001:2015 adalah pilihan yang sangat tepat.

Pemateri workshop, pak Taufiq Abdul Gani mengatakan untuk upgrade ke ISO 9001 versi baru diatas, perpustakaan akan mencoba melakukan secara mandiri tidak menggunakan eksternal konsultan. “Kita akan siapkan Staf dan Pustakawan yang benar-benar punya kedasaran tinggi akan pentingnya Manajemen Mutu dan juga memiliki ketrampilan dan implementasinya” demikian beliau mengatakan alasannya. Jika ini terbentuk, pak Taufiq mengatakan sistem yang sudah berjalan dengan 2 kali Akreditasi A Perpusnas RI dan Sertifikasi Internasional ISO 9001 tidak akan goyah lagi, continue improvement akan tercapai. Staf dan Pustakawan Internal mampu bertahan terhadap berbagai Resiko yang mengancam Visi, Misi, dan Tujuan (Risk-based thinking).

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.