Pustaka Unsyiah, Rencanakan Unsyiana menjadi Local Content yang Lengkap

unsyiana

Librisyiana, Darussalam- Dari sebelumnya bekerja di bagian referensi yang bertugas memberikan rujukan-rujukan kepada pemustaka yang memerlukan, dengan adanya rotasi staf, membuat Zakiah berkesempatan menjadi pustakawan bagian pelayanan dan teknis yang melakukan pengolahan terhadap local content.

“Ya, awal tahun ini perpustakaan Unsyiah melakukan rotasi staf. Hal ini ada baiknya, karena dengan adanya rotasi staf pustakawan Unsyiah jadi bisa mengetahui banyak hal, jadi istilahnya tidak hanya tahu yang itu-itu saja. Kali ini saya di amanahkan untuk mengelola local content yaitu Unsyiana. Ini adalah bidang yang berkaitan dengan konten-konten yang berkaitan dengan Unsyiah secara keseluruhannya baik dari jurusan dan fakultas,”ujarnya kepada Librisyiana pada Senin, (30/01/2017).

Huriyah, merupakan salah satu pustakawan yang awalnya mengelola Unsyiana menambahkan bahwa Unsyiana ini fokus ke local content-nya Unsyiah. Secara umum isinya seperti berita-berita tentang unsyiah, hasil penelitian dosen, pidato rektor dan lain-lain sebagainya.

“Dalam Unsyiana ini ada lima bagian, pertama yaitu Resource of excellent, isinya itu paper-paper dari peneliti atau dosen Unsyiah, semua itu adalah best paper yang telah terindex oleh scopus. Kedua, yaitu e-journal, disana terdapat jurnal-jurnal yang dikeluarkan oleh fakultas. Ketiga, ada  ETD yang dihasilkan oleh mahasiswa seperti skripsi, thesis, disertasi, dan laporan D3. Keempat yaitu Tsunami memoir, disini kami bekerjasama dengan TDMRC,bagian ini berisi foto-foto kegiatan TDMRC Unsyiah, berita tentang penanggulan bencana, yang semuanya itu berhubungan dengan kebencanaan. Kelima yaitu Institutional repository, disini terdapat berbagai variasi koleksi dokumen yang dihasilkan dan berhubungan dengan Unsyiah. Isinya ada pidato rektor, hasil conference, pengukuhan guru besar, peraturan baru dari rektor, dokumen dari perpustakaan seperti SOP, IK, lampiran-lampiran, pedoman mutu, berita-berita pustaka,”ungkapnya.

“Pada tahun lalu, kami juga menggunakan google allert. Kami membuat keyword Unsyiah atau Syiah Kuala University, jadi semua berita unsyiah akan masuk ke e-mail kami. kemudian kami memfilter mana yang bisa di upload di Unsyiana, mana yang tidak bisa, karena ada juga berita abal-abal yang tidak bisa dipercaya, seperti penulisnya yang tidak jelas. Berita yang terpilih akan masuk ke news klipping. Tidak ketinggalan, bahan kuliah umum yang diselenggarakan di Unsyiah juga kami masukkan. Intinya, apa itu penelitian, berita, hasil seminar, raker, semua dokumen itu akan kami cari. Misalnya pidato rektor, kan yang menghandel humas unsyiah, maka kami akan cari ke humas unsyiah dan kami masukkan ke Unsyiana. Unsyiana ini bisa diakses oleh siapa saja dengan cara masuk ke alamat Uilis.unsyiah.ac.id/unsyiana. Untuk tahun ini, Unsyiana akan saya serahkan kepada ibu Zakiah, dan diharapkan Unsyiana bisa menjadi lebih lengkap dari sebelumnya”, ujarnya.

Zakiah, sebagai salah satu pengelola Unsyiana yang baru mengharapkan agar local content yang dimiliki oleh perpustakaan Unsyiah, bisa lebih dikenal dan bisa lebih sering diakses baik oleh civitas akademika unsyiah maupun non civitas akademika unsyiah. [Moli]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.