Sekarang, Perpustakaan Unsyiah Jadi Tahu Buku Apa saja yang dibaca Mahasiswa di Perpustakaan

14

Librisyiana, Darussalam – Mulai dari hari Senin 16/10/2017, perpustakaan Unsyiah mendata buku-buku yang dibaca mahasiswa di perpustakaan. Bukan hanya yang dipinjam, sekarang buku yang dibaca diperpustakaan juga didata. Pendataan ini bertujuan untuk melengkapi sasaran mutu yang sangat penting untuk akreditasi dan sertifikasi perpustakaan Unsyiah. Proses pendataannya dilakukan dengan scanning RFID (Radio Frequency Identification) secara otomatis. Pendataan ini dilakukan oleh petugas shelving dan petugas scanner.

“Untuk kelancaran proses pendataan buku yang dibaca mahasiswa di perpustakaan, maka petugas terbagi menjadi 2 yaitu grup A petugas shelving dan grup B petugas scanner, setiap petugas memiliki jadwal piket masing-masing dan bekerja di setiap lantai yang telah ditentukan”, jelas Huri staf koordinator penjaminan mutu.

Setiap lantai di perpustakaan Unsyiah terdapat penanggung jawab untuk pendataan buku. Shelving dan scanning dilakukan setiap hari Senin hingga hari Sabtu mulai dari jam 7 hingga jam 8 pagi sebelum perpustakaan buka. Petugas scanner harus datang 30 menit lebih awal dari petugas shelving. Petugas scanner bertugas mengumpulkan buku yang telah dibaca oleh mahasiswa yang ada di setiap sudut ruangan, kemudian meletakkannya ke meja transfer dan setelah itu dilakukan scanning dengan scanninc RFID secara otomatis, tidak perlu satu per satu eksemplar, satu tumpukan dan jejeran buku terbaca. Setelah petugas selesai melakukan scanning selanjutnya petugas shelving akan meletakkan kembali buku-buku ke rak masing-masing. Pendataan ini sudah dilaksanakan mulai dari minggu kemarin.

“Selain untuk kelengkapan sasaran mutu,akreditasi dan sertifikasi, pendataan ini juga bertujuan untuk mengetahui penggunaan buku yang dibaca dan buku yang dipinjam” Ungkap Huri.

Perpustakaan Unsyiah terus berusaha untuk memajukan mutu perpustakaan, menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang more than just a library. [DMM/SUCI]

 

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.