Moving Forward: Perpustakaan Unsyiah Mengoperasikan Self Return Station

Hizir1Mulai hari Selasa 14 April 2015, Perpustakaan Unsyiah mengoperasikan pelayanan baru yaitu Anjungan Pengembalian Mandiri atau dikenal juga dengan Self Return Station. Ka. UPT. Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, M.Eng.Sc mengatakan operasional peralatan ini adalah sebagai kelengkapan lanjutan dari pengoperasian Anjungan Peminjaman Mandiri (Self Loan Station) yang sudah dilakukan sejak akhir Februari 2015.
Dengan operasional kedua peralatan ini, UPT. Perpustakan Unsyiah sudah mengimplementasikan Teknologi RFID secara penuh, dimana pengembalian koleksi pun dilakukan tanpa dilayani oleh Pustakawan. Cukup meletakkan tumpukan buku yang dipinjam diatas RFID Pad. Semua buku akan terbaca oleh alat tersebut, selanjutnya tanda terima akan terprint dengan sendiri, mahasiswa tinggal mengambilnya.
Muammar Khadafi, ST selaku IT Specialist di Perpustakaan Unsyiah menjelaskan beberapa prosedur yang harus ditempuh oleh pemustaka dalam penggunaan Self Return Station ini adalah sbb:

  • Jika pengembalian normal tanpa denda, setelah mendapatkan bukti pengembalian, maka proses selesai
  • Jika ada keterlambatan atau denda, Pemustaka diharapkan dapat melunasi pada petugas. Self Return Station sudah terhubung dengan database di server dan terbaca berapa denda mahasiswa.
  • Pemustaka yang tidak mau membayar denda, tidak dapat melakuka peminjaman sampai denda tersebut di lunasi.
  • Pemustaka yang tetap tidak membayar denda, tidak akan dapat (terblok) melakukan pengisian KRS diawal semester.

Untuk operasional, Tim IT Perpustakaan sudah melakukan simulasi dan melatih Pustakawan bertugas pada sore hari tanggal 14 April 2015. Simulasi ini disaksikan juga oleh Pembantu Rektor (PR) I Dr. Hizir. Harapan bapak PR I, dengan beroperasinya Pelayanan Mandiri berbasis RFID secara penuh baik pinjam dan kembali buku, pelayanan perpustakaan akan semakin baik, memberikan kemudahan dan daya tarik Pemustaka untuk terus memanfaatkan semua sarana bagi peningkatan mutu akademik Unsyiah.

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.