Stimulasi Daya Imajinasi Anak, Duta Baca Unsyiah Mendongeng di CFD

IMG_1169

 Librisyiana, Darusalam-Program Car free day (CFD) yang digalakkan pemerintah kota Banda Aceh sejak 11 Februari 2018 lalu  kembali digelar di Jl. Tgk Daud Beureueh , Minggu, 4 Maret 2018. Hari ini program tersebut ikut dimeriahkan dengan rangkaian acara Dongeng Aceh bersama Kak Atis, Duta Baca Favorit Unsyiah 2017 di arena Banda Aceh Car Free Day pukul 7.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). Terlaksananya kegiatan ini merupakan kerjasama Perpustakaan Pemerintah Kota Banda Aceh bersama UKM Literasi Informasi/Duta Baca/ Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Acara Mendongeng Aceh bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan pengetahuan kesejarahan serta kejadian-kejadian yang ada di Aceh kepada anak-anak. Dalam pertemuan tersebut, Siti Ifrohatis yang merupakan Duta Baca Unsyiah 2017 membacakan dongeng Amad Rhang Manyang dengan pesan agar anak-anak dapat berbakti kepada kedua orang tuanya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bernilai positif serta berharap kegiatan mendongeng ini akan berlanjut bahkan ada kegiatan khusus untuk mendongeng, tidak hanya terjadi hari ini saja dan di car free day saja. Selain itu, ia juga berharap agar partisipannya banyak. Bukan hanya dari kalangan anak-anak, akan tetapi juga orang tua dan masyarakat umumnya agar dapat melihat bagaimana mendongeng untuk anak-anaknya juga meningkatkan wawasan dan pengetahuan anak melalui dongeng, baik wawasan kedaerahan, maupun nasional.

IMG_1168

“Ini  sangat bangus karena zaman sekarang anak-anak kurang tahu dan kurang mengerti tentang dongeng Aceh. Jadi, ini bukan hanya belajar dan tau cerita tentang frozen, disney dan lain-lain, tapi mereka juga tahu tentang legenda tentang daerahnya sendiri”. jawabnya.

Disamping dongeng ini menjadi sebuah rangsangan untuk imajinasi anak,ia juga dapat  meningkatkan minat baca anak karena hal tersebut akan mendorong anak untuk mencari buku certita tersebut dan untuk membacanya. Mendongeng ini salah satu cara untuk membuat anak-anak interest dalam menjelajahi dunia baca.

Ada berbagai kegiatan lain dalam penyelenggaraan tersebut, diantaranya tersedia lapak membaca bareng. Dalam hal ini akan ada mobil perpustakaan keliling milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang dilengkapi dengan berbagai referensi. Hal tersebut bertujuan agar orang-orang yang hadir pada acara tersebut dapat mengakses bahan bacaan dengan mudah disamping menanam budaya membaca. Perpustakaan keliling tersebut akan didampingi oleh mahasiswa UKM Literasi Informasi di Unsyiah. [Radhia]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.