Tahun Ajaran Baru, Perpustakaan Unsyiah Terapkan Sistem Baru Pembayaran Denda

IMG-20160820-WA0000

Librisyiana, Darussalam- UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala akan memberlakukan sistem pembayaran denda terbaru, yaitu menggunakan e-money. Keputusan ini diperoleh setelah berkoordinasi dengan pihak pimpinan yaitu wakil rektor 4 dan sepakat pada tanggal 5 September 2016 perpustakaan unsyiah tidak akan menerima lagi pembayaran uang tunai (cash) untuk pembayaran denda, melainkan dengan menggunakan mesin pembayaran EDC BRI

“Selama ini pustaka unsyiah menerima pembayaran denda peminjaman buku dengan uang cash, hal ini merepotkan staf karena dendanya kecil-kecil dan sangat beresiko terjadinya kehilangan, inilah yang mendasari bagi perpustakaan untuk menerapkan sistem pembayaran denda dengan e-money” Kata kepala UPT.Perpustakaan Unsyiah, Taufiq Abdul Gani, kepada Librisyiana pada Senin (22/08/2016).

Ia melanjutkan, bahwa sistem ini sangat memudahkan bagi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan. Karena disetiap akhir bulan, staf perpustakaan harus merekap, membuat laporan keuangan dan menyetor kebiro. Dengan adanya sistem ini, staf tidak perlu repot lagi karena uang denda yang dibayarkan oleh mahasiswa akan secara otomatis masuk ke rekening unsyiah.

“Selain untuk membayar denda, e-money juga digunakan untuk para mahasiswa yang ingin memfotokopi buku perpustakaan, jadi tidak perlu membayar uang tunai. Sistem ini akan berlaku saat ajaran baru nanti tanggal 5 September 2016. Mesinnya akan tersedia disirkulasi. Mahasiswa bisa pakai uang elektronik Brizzi, ATM dan Kartu Kredit Bank mana saja yang tergabung dalam VISA/MASTER. Tidak ada pembebanan biaya tambahan bagi pengguna”, tandasnya. [Moli]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.