Tim Pelayanan dan Teknis Perpustakaan Unsyiah Evaluasi Kinerja Volunteer

IMG_0429

Librisyiana, Darussalam- Empat orang pustakawan Unsyiah, Charlis Siana Rosita, Aisyiah, Syukran dan Khaizal, melakukan wawancara ulang terhadap volunteer di bidang shelving, check-in dan layanan tambahan Perpustakaan Unsyiah pada Jum’at (07/12/2018). Wawancara ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kinerja para volunteer, apakah mereka yang telah bertugas mulai dari Januari 2018 hingga Desember 2018 ini sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan apakah masih berkomitmen terhadap tanggung jawab yang sudah diemban. Seperti yang diungkapkan oleh Charlis Siana Rosita, pustakawan bidang Pelayanan dan Teknis.

“Wawancara ini kami lakukan untuk mengevaluasi kinerja para volunteer yang bertugas selama tahun 2018 ini, mulai Januari hingga Desember. Hal ini kami lakukan karena banyak volunteer yang keluar, terutama di bagian shelving. Alasan mereka keluar bermacam-macam, mulai dari sibuk dengan tugas kuliah, ada volunteer yang mengikuti pertukaran pelajar ke provinsi lain, sibuk membuat skripsi, dan lain sebagainya. Jadi tim shelving kewalahan dengan kekurangan volunteer. Saat ini bagian shelving membutuhkan volunteer sebanyak 40 orang. Nah, ketika nanti muncul jumlah volunteer yang stay dari hasil wawancara ini kurang dari 40 orang, maka kami akan membuka recruitmen untuk volunteer yang baru”, ungkapnya.

“Sebenarnya waktu yang dibutuhkan di bagian shelving hanyalah satu jam, dimulai dari jam 7 hingga jam 8 dan sama sekali tidak mengganggu waktu kuliah para volunteer. Selain itu, mereka juga tidak bekerja setiap hari, karena bekerjanya menggunakan sistem shift. Saya berharap, kedepannya para volunteer bisa lebih disiplin lagi, karena selama ini kami memantau dari absen mereka sering terlambat”, tutupnya.

Syukran, staf Perpustakaan Unsyiah, mengatakan bahwa di bagian pelayanan tambahan memiliki beberapa kendala. Diantaranya yaitu banyak volunteer yang tidak tepat waktu dan kurang peduli terhadap tanggung jawabnya. Mereka terkadang lupa dengan jadwal shift, dan tiba-tiba tidak masuk. Ada juga yang mengabari tidak bisa masuk, 5 menit sebelum jadwal shift. Hal ini akan membuat kewalahan untuk mencari pengganti. Oleh karena itu, perlu untuk mengevaluasi kinerja volunteer setiap 3 bulan.

“Saat ini tim di layanan tambahan yang terdata berjumlah 40 orang, namun tidak aktif semuanya. Kedepan kami akan membuat volunteer cadangan, dimana ketika tim inti bekerja tidak sesuai dengan komitmen awal akan diganti dengan cadangan. Saya berharap semua volunteer yang sudah berkomitmen diawal akan bekerja sesuai tanggung jawab”, ungkapnya. [Moli]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.