Unsyiah Library Fiesta 2018 Usung Tema “To Motivate, To Inspire”

IMG_1682

Banda Aceh – Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2018 yang merupakan acara besar tahunan UPT. Perpustakaan Unsyiah kembali digelar. Tahun ini, ULF 2018 mengusung tema “To Motivate, To Inspire” yang mana diharapkan Perpustakaan Unsyiah bisa menjadi acuan yang memotivasi dan menginspirasi baik bagi Unsyiah, Aceh maupun Indonesia.

“ULF 2018 ini merupakan pelaksanaan yang ketiga, tema yang diangkat pun disesuaikan dengan keadaan Perpustakaan Unsyiah. Dimana pada tahun 2016, tema yang diangkat yaitu “Our Library Our Story” pada tahun 2017 “More Than Just a Library” dan tema tahun ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya yaitu “to motivate to Inspire”, kata ketua panitia ULF 2018, Riska Iwantoni.

Tema yang diangkat ini dimaksudkan bagaimana cara agar dapat mengupayakan kesan Perpustakaan Unsyiah ini bisa memotivasi dan menginspirasi semua pihak baik civitas akademika Unsyiah sendiri, maupun masyarakat Aceh dan juga Indonesia.

Rangkaian acara ULF 2018 dibuka dengan berbagai macam perlombaan. Tahun ini, ULF 2018 mengadakan 9 jenis perlombaan diantaranya shelving contest, fotografi, vlog, resensi, membaca cepat, mendongeng, akustik, musikalisasi puisi, dan blog. Hingga saat ini, 6 perlombaan telah terlaksana tanpa hambatan dan sisanya yaitu lomba membaca cepat, akustik dan musikalisasi yang akan segera dilaksanakan.

Selanjutnya, pada tanggal 26 hingga 29 Maret mendatang, akan adanya Expo dan bazar di halaman dan di dalam gedung Perpustakaan Unsyiah. Terakhir, sebagai penutup dan juga merupakan acara utama kegiatan ULF ini, adalah acara malam puncak yang di dalamnya dikemas dengan tema “Bullets Over Unsyiah Library Fiesta 2018”, di dalamnya yang tidak kalah penting adalah Pemilihan Duta Baca 2018 yang diselingi dengan penampilan-penampilan tari dan musik.

Pemilihan duta baca sendiri merupakan keunikan dari ULF dari tahun ketahun. Saat ini, sudah ada 10 finalis putra dan 10 putri yang telah melewati beberapa tahapan tes dan juga masa karantina. Mereka akan dipilih sebagai duta baca yang akan menjadi ikon Perpustakaan Unsyiah pada malam puncak di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah tanggal 30 Maret mendatang.

Selaku kepala Perpustakaan Unsyiah, Taufiq Abdul Gani berharap ULF 2018 ini dari awal hingga akhir bisa berjalan dengan sukses sesuai dengan harapan dan cita-cita panitia dan juga pihak Perpustakaan Unsyiah. Ia juga berpesan bagi ketua panitia ULF selanjutnya bisa lebih kreatif dan bisa menjaga garis koordinasi.

“Terlebih saat ini Perpustakaan Unsyiah telah memiliki UKM Literasi Informasi sehingga kaderasi penerus kedepan bisa lebih jelas”.[]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.