UPT. PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA RAIH PENGHARGAAN DARI KEMENKUMHAM

WhatsApp Image 2019-03-25 at 23.13.41 WhatsApp Image 2019-03-25 at 23.13.42

Librisyiana-Darussalam, Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham)  akan melaksanakan bebagai rangkaian acara, salah satunya yaitu kegiatan apresiasi upaya mitra yang berpartisipasi dalam pemenuhan hak anak  di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak). Sehubungan dengan Hal tersebut, Kepala UPT. Perpustakaan Unsyiah mendapatkan undangan dari Kemenkumham untuk penerimaan Penghargaan Menteri Hukum dan Hak Hsasi Manusia Republik Indonesia.

Kepala UPT perpustakaan Unsyiah,  DR. Taufiq Abdul Gani, S. Kom, M. Eng, Sc  menghadiri kegiatan tersebut pada senin 25 maret 2019 di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta Pusat. Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Universitas Syiah Kuala khususnya UPT. Perpustakaan Univeritas Syiah Kuala. Penghargaan tersebut diserahkan oleh DirJen Pemasyarakatan ibu Dr. Sri Puguh Budi Utami bersamaan dengan pencanangan Gerakan Nasional Pemenuhan Hak Identitas Anak dalam Rangka Rivitalitasasi Pemasyarakatan Bagi Anak oleh Bapak Menteri Hukum dan HAM RI, Dr. Yasonna Laoly.

Penghargaan tersebut diraih atas kerjasama LPKA Banda Aceh dengan Perpustakaan Unsyiah yang melibatkan Duta Baca Unsyiah dan UKM  Literasi Informasi. Dalam hal kerja sama, Perpustakaan Unsyiah telah banyak berkontribusi untuk LPKA Banda Aceh, seperti kegiatan membaca bersama dan lainnya. Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani mengatakan bahwa kerja sama dengan LPKA telah terjalin sejak tahun 2017, kegiatan Literasi Informasi dilakukan secara bersama oleh para pustakawan, para dosen sebagai mentor (ibu Suraiya Kamaruzzaman dan ibu Dian Rubianty) dan mahasiswa (tergabung dalam Duta Baca Unsyiah dan UKM Literasi Informasi). Tujuannya adalah memotivasi anak-anak binaan LPKA tersebut untuk berekspresi dan berkreativitas lewat kegiatan Literasi Informasi (berupa membaca bersama, bercerita, menari, menyanyi dan lain sebagainya). “Sejak tahun 2017, mahasiswa UKM dan Duta Baca berkunjung ke LPKA dengan membawa buku pilihan untuk ditempatkan di perpustakaan mini yang mereka bina. Yang digemari oleh anak-anak tersebut adalah buku-buku ketokohan, cerita islami dan keterampilan praktis. Kemudian, anak-anak tersebut menceritakan kembali intisari dari buku yang dibaca dengan bahasa mereka sendiri,” jelas Taufiq Abdul Gani. “Para dosen juga menjadi mentor, memberikan motivasi bahwa anak-anak tersebut masih memiliki waktu yang sangat panjang untuk berbuat kebaikan, berpenghidupan yang lebih baik dan menjadi kebanggaan orang tua, keluarga, bangsa dan agama” lanjutnya.

Kepala LPKA Banda Aceh, bapak Ridha Anshari mengatakan bahwa kehadiran Duta Baca Unsyiah  sangat  membantu, karena menambah semangat anak didik LPKA lewat bacaan yang dibawa dari Perpustakaan Unsyiah.  Beliau selanjutnya mengharapkan untuk ke depan Duta Baca dapat membuat kegiatan soft-skill bagi anak-anak yang dibina di LPKA.

“Kerja sama ini sangat membantu terutama dengan adanya duta baca yang datang ke LPKA, menambah semangat anak didik yang ada di LPKA, ddengan bantuan buku dan bacaan bacaan yang diberkan oleh bantuan perpus unsyiah, anak anak dapat membaca buku.,” jelasnya.

Perpustakaan unsyiah merupakan salah satu lembaga yang selama ini berperan aktif terhadap pemenuhan hak anak di LPKA, Perpustakaan Unsyiah khususnya Duta Baca telah berkontribusi dalam hal kegiatan kegiatan postif.

Rektor Unsyiah Prof. Dr. Samsul Rizal menyambut baik terkait penerimaan penghargaan tersebut sebagai penanda bahwa Unsyiah telah kontribusi bagi pengembangan SDM walau anak anak tersebut sedang berhadapan dengan hukum dan  harapannya setelah selesai mereka dapat  kembali bekerja atau meneruskan pendidikan dan kehidupan layak.

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.