Widya Chalid, Pustakawan DPR RI: “Perpustakaan Unsyiah Sangat Hidup dan Nyaman”

IMG20181211122800

Librisyiana, Darussalam – Selasa (11/12) Perpustakaan Unsyiah mendapat kunjungan dari rombongan Sekretariat Jenderal DPR-RI yang terdiri dari para Pustakawan, Staf Pusat Data, dan para pengelola Teknologi Informasi. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempelajari sistem pengelolaan khususnya konten lokal di Perpustakaan Unsyiah, dan juga untuk melihat berbagai kegiatan mahasiswa di Perpustakaan Unsyiah.

Widya Chalid, selaku Pustakawan Sekretariat Jenderal Perpustakaan DPR-RI memuji Perpustakaan Unsyiah atas kenyamanan yang diciptakan. Dimana kenyamanan tersebut membuat perpustakaan menjadi hidup, karena para pengunjung pustaka yang datang tidak hanya monoton untuk membaca dan belajar saja, mereka juga dapat melakukan berbagai kegiatan di Perpustakaan Unsyiah, seperti bersantai, berdiskusi, tempat melepas penat, dan masih banyak lainnya. Meski dengan adanya berbagai kegiatan tersebut, pengunjung yang datang tetap tertib dan tidak membuat kegaduhan yang berarti.

“Saya melihat perpustakaan Unsyiah ini sangat bagus dan sangat hidup. Artinya ramai pengunjungnya kemudian nyaman juga, dimana pengunjungnya bisa rileks di Perpustakaan namun tetap tertib. Intinya, para pengunjung terlihat suka berada di Perpustakaan Unsyiah ini”, ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Perpustakaan Unsyiah menjadi salah satu Perpustakaan yang terkenal dengan digitalisasinya. Dan Ia berharap agar Perpustakaan Unsyiah tetap menjaga apa yang sudah bagus sekarang dan menjadikannya lebih bagus lagi di masa yang akan datang. 

Selama kunjungan tersebut, para tamu dipandu langsung oleh kepala Perpustakaan Unsyiah, Taufiq Abdul Gani, serta didampingi oleh Duta Baca Unsyiah 2018. Proses kunjungan perpustakaan berjalan dengan lancar, dimulai dari melihat – lihat kondisi dan kegiatan yang sedang berlangsung di Perpustakaan, melihat reading lounge, mencoba peminjaman secara digital yang sudah diterapkan di Perpustakaan Unsyiah, mengunjungi mini theater, bahkan para tamu diajak untuk berkunjung ke Library Cafe.

Di akhir kunjungan Kepala Perpustakaan Unsyiah memberikan majalah Librisyiana dan buku tentang Aceh kepada para tamu sebagai souvenir dari Perpustakaan Unsyiah. [Mola]

Share This:

Comments

comments

Bookmark the permalink.